Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

Beli, Bantu dan Berbagi (3B)

Akhir-akhir ini kita sering mendengar tentang penghasilan pengemis di jalan yang besarnya diatas penghasilan pegawai kantoran. Ini fakta yang mengejutkan. Fenomena ini bisa diartikan dua hal, entah masyarakat kita yang memang sudah tinggi jiwa sosialnya atau orang jaman sekarang memang sudah semakin pintar menemukan cara untuk menipu orang lain.  berita terkait tentang pengemis

Mungkin teman-teman juga pernah mendengar cerita seorang bapak tua penjual amplop di masjid Salman ITB. Bapak yang dengan gigihnya menggelar terpal di bawah terik sinar matahari demi menawarkan amplop-amplop putihnya kepada pengunjung masjid. Selembar amplop cuma dihargai seratus rupiah, kadang satu hari berjualan tidak ada yang terjual. Jangankan sepuluh juta sebulan, seribu rupiah per hari yang berarti sepuluh lembar amplop saja pun belum tentu didapatnya. Semua itu dilakukan si bapak tua demi menyambung hidup karena anak-anaknya pun kondisi ekonominya tidak menentu. Prinsip hidup beliau amat mengagumkan, leb…

Dibalik Kenikmatan Pada Kentang Goreng

Ada yang suka kentang goreng, ubi goreng serta goreng-gorengan? atau suka menggoreng dengan minyak yang itu-itu saja? Pasti semua suka dan selalu terbayang nikmatnya kentang goreng, ubi goreng dan goreng-gorengan. Tapi hati-hati ya, karena ada yang tersembunyi nih dari kentang goreng, ubi goreng goreng-gorengan dan pengunaan minyak goreng yang overcooked. Apa sih yang tersembunyi itu? Namanya Akrilamide atau Akrilamida. Heh? Akrilamida? Apasih Akrilamida itu? Menurut Wikipedia adalah senyawa organic sederhana dengan rumus kimia C3H5NO dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan (menyebabkan kanker dan karisnogenik). Dalam bentuk murni ia berwujud padatan kristal putih dan tidak berbau.