Ketika Crayon Bertemu Dengan Kertas

Selepas menemani teman mengikuti kajian yang diadakan di MESRA Bogor, kami bertemu dengan teman yang sedang menunggu di sebuah kedai kopi yang berada di dalam mall yang saat ini terbesar di Bogor.
Pas banget nih hujan-hujan begini neduh sambil minum kopi, pikir saya. Kami pun bertemu dengan teman yang mengambil tempat duduk sofa yang sedikit menjorok ke dalam. Kami pun mengobrol kegiatan yang telah kami lewati selama seminggu ini. Daaaannnn… Tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah buku sketsa yang dipegang oleh teman. “Itu apa Lia? Lihat dong.” “Ini teh, buku iseng buat nulis.”ujarnya menjelaskan. Saya pun ber- Oooo ria dan kemudian meminjam buku sketsa sambil iseng-iseng mencoret-coret di buku teman saya tersebut. Karena hasil coretan saya tidak bagus, (ya ialah coretan mana ada yang bagus xD) saya pun berniat mengembalikan buku sketsa tersebut kepada teman saya.
Tiba-tiba dia pun mengeluarkan sekotak crayon dihadapan saya “Kalau mau ngegambar pake ini aja teh.” Sejenak saya ragu, namun kemudian saya mengambil crayon dan menggoreskannya di atas kertas.
Wuaaaah…. Ternyata saya sudah lama sekali tidak menggambar. Ada rasa menyenangkan yang berbeda ketika saya selesai menulis cerpen. Rasanya lepas dan bebas šŸ˜€ benar-benar menyenangkan disaat saya sedang pusing memikirkan penelitian.
Jadi ketika crayon bertemu dengan kertas inilah hasilnya (walau gambarnya sebelas dua belas dengan anak SD xD), Thank to Lia šŸ˜€

Leave a Reply