Teman Berbuka Puasa

Percakapan dua orang wanita di tempat makan 5 menit sebelum berbuka puasa
+ : “Nih, buat kamu.” Sambil menyodorkan botol air minuman kemasan. 
–  : “Aku ga biasa minum air putih buat berbuka.” 
+ : “Biasanya?”
–  : “Teh manis anget sama kolak.”
+ : “Hati-hati keseringan mengkonsumsi yang manis-manis bisa menyebabkan diabetes lo”
  : Masa?”(kaget)
+ : “Iya, serius.” Terdiam sejenak, kemudian mengeluarkan tabnya dan memperlihatkan pada temannya.
+ : “Nih liat, manfaat minum air putih setelah berbuka, selain mengganti cairan tubuh yang hilang bisa memperlancar sistem pencernaan, penyeimbang tubuh, membuang racun, menjaga kulit tetap sehat dan bisa melangsingkan badan. Cocok tuh buat kamu yang katanya mau diet.” (Nyengir)
 : Wah.. yang bener?” (heran sekaligus kagum)
+ : “Bener, buktinya kan aku.” (bangga)
Mereka berdua tertawa
 : Tapi.. kenapa air putih ini?” 
+: “Oo.. hmm.. bentar-bentar cek ke si ‘mbah'”. Jemarinya bergerak lincah diatas tabnya.
+: “Nih dia kata si ‘mbah’, air putih kemasan lebih layak diminum soalnya air dan kemasannya diproses secara higienis sehingga ga ada kontaminasi baik partikel, racun dan bakteri yang mempengaruhi dari rasa, bau serta warna yang merusak si air putih. Selain itu air putih ini udah lolos uji dari quality control jadi kamu ga perlu was-was sama air yang kamu minum.”
– :  “Iya, ya.” (menganggukan kepala tanda mengerti)
Adzan Magrib berkumandang
– : “Sekarang kamu jadi teman wajibku buat berbuka puasa ya” (berkata pada air minum kemasan)
Mereka berdua tertawa.

4 comments

Leave a Reply