Langsung ke konten utama

BENCI (Benar-Benar Cinta) KOPI

Mungkin jika ada yang bilang benci itu benar-benar cinta bisa jadi benar. Hal ini saya rasakan ketika pertama kali meminum kopi. Kalau diingat-ingat kembali,  sewaktu saya kecil saya selalu terkagum-kagum melihat Ayah saat sedang  meminum kopi. Beliau terlihat sangat begitu menikmati kopi yang dibuat oleh Ibu. 

Rasa penasaran saya waktu itu begitu tinggi, apakah kopi seenak dan senikmat itu?  lebih enak dari susu coklat atau teh yang sering saya minum? Karena tidak tahan ingin mengetahui bagaimana rasa kopi, diam-diam saya mencicipi kopi Ayah saya.

Saya pun bergaya seolah-seolah saya adalah Ayah yang sedang meminum kopi, pertama-pertama saya menghirup aroma kopi yang baru diseduh Hmm .. harum batin saya. Setelah menghirup aromanya yang harum saya bersemangat untuk segera meminumnya dan Wow!! Lidah anak-anak saya saat itu tidak menyukai rasa kopi yang pahit dan masam, seketika saat itu saya mencari apapun yang manis mau susu, teh manis atau gula.

Segera saya masukan kemulut saya agar menghilangkan rasa pahit dan masam yang saat itu terasa dimulut saya. Pengalaman pertama meminum kopi ini membuat saya trauma dan benci terhadap kopi hingga beberapa saat lamanya.



Gambar Ilustrasi

Namun sepertinya takdir berkata lain, saya dipertemukan kembali dengan minuman yang menggoda iman ini ketika SMA. Saat-saat dimana saya harus terpisah dari orang tua karena harus ngekost disebabkan SMA yang jauh dari tempat tinggal saya.

Saat itu musim ujian, hafalan yang setumpuk tentang pelajaran kimia membuat saya pusing tujuh keliling (SMA saya SMA kejuruan kimia). Khawatir mengantuk kalau belajar sendirian, saya pun belajar bersama dengan senior. Baru beberapa menit kami belajar, senior saya  mengambil mug dan kopi sachet.

“Teteh minum kopi?” Tanya Saya

“Iya, Biar ngga ngantuk.” Senior saya menjawab sambil menyeduh kopi. Aroma khas kopi memenuhi ruangan kami belajar.

“Teteh ngga takut pahit?”

“Justru enak lagi, lagian kalau ngga kuat pahit kan bisa ditambahin gula.”

Aku mengambil bungkus kopi sachet yang telah kosong. Nescafe?

“Kok, Nescafe?” Tanya Saya kembali

“Itu yang paling enak dan mantep. Kalau yang lain malah bikin ngantuk. Yuli mau? Seduh sendiri ya.” Ujarnya.


Saya terdiam, menimbang-nimbang dalam hati, minum engga minum engga minum. Saya saat itu jadi mengingat-ingat pengalaman pertama saya meminum kopi. Belum apa-apa rasa pahit sepertinya telah memenuhi dinding mulut  membuat saya bergidik.

Namun melihat hapalan yang setumpuk membuat saya memberanikan diri dan memutuskan meminum kopi kedua dalam hidup saya saat itu. Dan… keputusan saya saat itu meminum kopi benar-benar mengubah saya, yang tadinya benci jadi “Benci” (Benar-benar cinta) pada kopi. Saya jadi begitu menikmati dan mencintai kopi. Saya selalu merindukan sensasi yang dibuat oleh kopi ketika menyeruputnya. Hingga disetiap kesempatan saya selalu menyediakan kopi untuk diminum.


Gambar Ilustrasi. Sumber : SurveyHarga.blogspot.com

Tidak hanya sekedar minum, saya pun kemudian belajar bagaimana menyimpan kopi dan menyajikan kopi yang terbaik. Seperti kopi yang baru digiling harus disimpan kedap udara agar tidak merusak aroma dari kopi atau langsung diseduh untuk dikonsumsi dan diseduh dengan air bersuhu sekitar 94-96°C diamkan beberapa menit agar sari dari kopi keluar sempurna.

Saya pun jadi benar-benar menggilai kopi, jika ada seminar kopi atau sesuatu yang berhubungan denga kopi pasti saya menghadirinya agar menambah pengetahuan saya tentang kopi. Jadi jangan pernah benci terhadap sesuatu ya, bisa jadi seperti saya nantinya Benar-Benar Cinta terhadap kopi.


Facebook : yuri.n.hana
Twitter    : @hananoyuri

Komentar

  1. Apalagi kopi nan original, hemm, yahud. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya 😆 lebih yahud lagi kalau ngopinya bareng temen - temen. Jadi kapan kita ngopi-ngopi lagi mas? ^m

      Hapus
  2. Hi aku juga pecinta kopi lho... tapi punya alasan, biasanya aku minum kalau pas ada kuliah panjang, menghindari ngantuk. Makin ke sini jadi keseringan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, rata-rata alasan meminum kopi memang untuk menghindari ngantuk ya ^^. Kalau di Macau kemarin sempat coba minum kopi juga ngga?

      Hapus
  3. kopinya bagi kak, buat temen begadang :D

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. Coba dalam bentuk lain aja mba, pasti suka 😊

      Hapus

Posting Komentar

Bagi teman - teman yang selesai membaca, terima kasih untuk komentarnya. Author, amat menghargai saran dan kritik setelah membaca blog ini. Salam ^^

Pos populer dari blog ini

Pilih Uber atau GrabCar?

Hayo.. pasti bingung mau pilih Uber atau GrabCar, keduanya merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam sarana transportasi, dan sekaligus paling banyak digunakan karena kemudahannya serta harga yang tidak menguras kantong. Tapi sebagai konsumen ga ada salahnya kalau kita memilih yang terbaik dan nyaman. Sebelumnya saya suka sekali menggunakan aplikasi GrabCar, tapi sejak Uber bisa digunakan dengan pembayaran cash, saya jadi tertarik untuk mencobanya.




Jadi kali ini saya ingin membahas kedua aplikasi ini dari segi konsumen, dan tulisan ini bukan iklan ya, murni user experience aja ^^.

1. Promo
Baik Uber maupun GrabCar, keduanya mengeluarkan promo gratis dengan membagikan kode unik untuk menarik pengguna baru menggunakan aplikasi ini. GrabCar memiliki promo gratis berupa saldo dimulai dari Rp.30000. Sedangkan untuk Uber, promo yang didapat dimulai dari Rp.75000. Mungkin karena rejeki anak sholeha, minggu lalu saat saya memasukan kode promo Uber yang dibagikan oleh teman, saya mend…

5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia

Drama jepang atau yang dikenal dengan dorama, mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Masuk ke Indonesia pada awal 80 dan awal tahun 90 yang disiarkan oleh TV Nasional,  dorama sukses merebut hati para pecinta drama di Indonesia. Alur dan akhir cerita yang ngga biasa, akting para aktris dan aktor, pakaian, lagu pengisi drama hingga ketampanan serta kecantikan para pemainnya mampu merebut hati para penikmat drama di Indonesia yang menjadi idola saat itu.

Ga usah lama-lama narasinya ^^ ini 5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia versi saya
1. Tokyo Love Story                 Bercerita tentang seorang pemuda pemalu bernama Kanji Nagao (Yuji Oda) yang berkerja di Tokyo. Di tempat kerjanya, ia bertemu dengan Rika Akana (Honami Suzuki) yang ceria dan energik. Pertemuannya dengan Rika, selain mengubah hidup Kanji, juga menjadikan Kanji menjadi lebih berani dalam memilih jalan hidupnya.

2. Long Vacation                 Dorama ini ceritanya unik banget menurut saya, soalnya bercerita ten…

IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.


Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn
2.Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn
3.Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti
4.Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji
5.Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto
6.Worksho…

Cerita Dibalik Bom Bali Tahun 2002 & 2005

Meski sudah berlalu cukup lama, kita semua pasti masih ingat kisah sedih yang terjadi di Kuta dan Jimbaran  Bali.  Pengeboman di Bali tahun 2005 yang terjadi pada 1 Oktober  itu terjadi sebanyak tiga kali pengeboman. Satu di Kuta dan dua di Jimbaran, peristiwa ini menelan korban tewas sebanyak 23 orang dan luka-luka sebanyak 196 orang. Sebenarnya tahun 2002 serangan bom serupa pernah juga terjadi di Bali dan  menewaskan 202 orang yang memakan korban baik warga lokal maupun asing.



Kejadian ini tidak hanya menjadi musibah dan duka masyarakat Bali tapi juga musibah dan duka Indonesia serta negara asing yang warganya ikut menjadi korban. Untuk mengingat peristiwa sedih itu maka didirikan monumen atau tugu peringatan bom Bali di Legian-Kuta. Kebetulan Tugu ini tidak jauh jaraknya dari Harper Kuta, hotel berbintang empat yang  berada di jalan Legian 73 – Kuta, sekitar 0.12 km, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu Harper Kuta juga tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai Int'l, y…

Blogger Mengenal JKN Part 2

Kalau minggu lalu saya udah posting tentang Apa Itu JKN? (Jaminan Kesehatan Nasional) di Blogger Mengenal JKN Part 1. Sekarang saya mau cerita tentang pembuatan JKN di BPJS kesehatan dan Fasilitas Kesehatan disingkat Faskes yang bisa menerima kartu JKN.

Setelah semalam saya dan teman-teman blogger mencharge ilmu dari Ira Koesno tentang Public Speaking, paginya kami bersiap-siap untuk segera kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Kami terbagi menjadi 2 grup dan saya masuk ke grup 2.