Bu MenKes yang pintar Standup

“Bu MenKes pinter Standup J” , “Ibu Menkes keibuan sekali ya” atau “Bu MenKes ternyata lutu juga ya” begitulah kira-kira cuitan dari Sahabat JKN yang hadir untuk beramah tamah dengan Ibu Menteri Nila Moelek. Ga ada kesan kaku atau terlalu banyak protokol layaknya menghadapi pejabat negara. Kami semua yang hadir sebagai Sahabat JKN berbincang dengan Ibu Menteri Nila Moelek, seperti anak-anak yang sedang curhat pada ibunya yang sabar. Saat itu kami semua benar-benar memanfaatkan waktu untuk bertanya, mengularkan uneg-uneg seputar masalah kesehatan dan pemanfaatan kartu JKN.
Tapi sebelum sesi “anak-anak bertanya pada Ibunya” kami mendapat info tentang “ledakan” populasi penduduk Indonesia yang diperkirakan dari tahun 2012-2035 yang akan menyulitkan dalam berbagai sektor, seperti pangan, penyediaan lapangan pekerjaan, kesehatan dan lingkungan jika populasi ini tidak diatur. Sisi positifnya sih, sebanyak 45% adalah usia produktif. Dimana 45% penduduk Indonesia usia produktif ini diharapkan dapat membantu yang tidak produktif dalam masalah kesehatan. Karena dimasa yang akan datang makin banyak masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh gaya hidup dan pola makan, untuk itu Ibu Nila menyarankan untuk kembali menjaga kesehatan. Soalnya tentu saja lebih baik mencegah daripada mengobati bukan ^^


Ibu Menteri jadi yang paling cantik ^^

Oia, Ibu Nila juga memperkenalkan program pemerintah yang mendukung JKN dan KIS namanya Nusantara Sehat. Program Nusantara Sehat sendiri merupakan program yang bertujuan penguatan pelayanan kesehatan dipulau dan daerah terpencil. Saat ini Nusantara Sehat sendiri sudah angkatan ke-2 dalam merekrut tenaga kesehatan dan bagi yang berminat silahkan untuk klik disini.
Kembali ke sesi “anak-anak curhat pada Ibunya”, kira-kira ada 2 curhatan yaitu seputar implementasi JKN dilapangan dan masalah fatwa JKN haram.  Yang paling diingat sih jawaban dari masalah fatwa JKN haram (karena saya yang nanya). Jadi menurut Bapak Untung Suseno setelah mengadakan rapat dengan MUI, OJK, LSM dan BPJS Kesehatan didapatkan kesimpulan JKN tidak haram. MUI sendiri tidak mengeluarkan fatwa jika JKN itu haram dan kedepannya regulasinya akan diperbaiki agar sesuai dengan rekomendasi dari MUI. Alhamdulillah, jadi tidak was-was lagi dalam menggunakan JKN ^^
Tidak terasa acara ramah tamah dengan Ibu Nila harus berakhir, namun Ibu Nila memberikan pesan untuk selalu menjaga kesehatan dan untuk terus mensosialisasikan JKN kepada masyarakat agar tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera.

2 comments

Leave a Reply