Langsung ke konten utama

Little Big Master Film Sarat Makna Dari Celestial Movie

Siapa guru yang paling berkesan buat teman-teman selama belajar menimba ilmu? Mungkin teman-teman ada yang bilang Guru SD, Guru SMP, Guru SMA, atau Dosen. Kalau saya sendiri sih, guru yang amat berkesan buat saya adalah Guru Fisika ketika SMP. Beliau mengajarkan mata pelajaran yang menurut saya sangant sulit namun berkat bantuan beliau pelajaran tersebut menjadi lebih mudah dimengerti. Selain itu Beliau tidak hanya mengajarkan pelajaran fisika saja tapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan keagamaan pada kami murid-muridnya saat itu. Makanya saat itu saya ngefans banget dengan beliau, walau pun ngefans tapi tetap aja nilai mata pelajaran fisika saya ga istimewa-istimewa banget hehehe..

Tapi tahu ngga guru apa yang paling berjasa? Guru SD? Guru SMP? Guru SMA? Iya semua guru memang berjasa, tapi buat saya Guru Taman Kanak-kanak (TK) lah yang paling berjasa. Karena Guru Tk berperan penting dalam perkembangan pendidikan anak-anak pada usia dini. Guru TK harus mengerti tentang psikologi anak dan harus mengerti bagaimana menyampaikan pelajaran sambil bermain kepada anak-anak, karena tiap-tiap karakter anak adalah pribadi yang unik. Namun semakin pesatnya kemajuan jaman, peran guru TK makin ditekan dan dituntut untuk mendidik anak-anak didiknya untuk menguasai semua hal.





Hal inilah yang diangkat oleh film “Little Big Master” yang mengambil latar belakang kehidupan di Hong kong. Diceritakan Lui Wai-Hung yang diperankan oleh Miriam Yeung seorang Kepala Sekolah TK di sekolah elite yang lebih memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya karena tekanan pihak yayasan dan orang tua murid. Hung merasa miris dengan mentalitas anak-anak didiknya yang “dipaksa” belajar melebihi kapasitasnya sehingga banyak dari anak didik Hung yang mengalami depresi.

Hung memilih mengundurkan diri dan berencana mengadakan perjalanan keliling dunia bersama suaminya Dong perancang museum yang diperankan Luis Koo. Selama menunggu dan mempersiapkan perjalanan keliling dunia, Hung melakukan banyak kegiatan. Namun Hung melakukan semuanya dengan hampa, salah satu adegan yang menggambarkan kekosongan jiwa Hung adalah ketika dia menyediakan steak untuk Dong and it’s very-very raw hihihi..

Hingga Hung melihat tayangan berita tentang Taman Kanak-kanak Yuen Tin (TK) di pedesaan yang membutuhkan guru dan pengawas sekolah. Permasalahannya adalah jika TK tersebut tidak mendapatkan guru dan pengawas sekolah maka, TK akan ditutup. Selain itu karena jumlah murid yang sedikit yaitu hanya 5 murid dan kesemuanya adalah masyarakat yang tidak mampu, maka TK tersebut hanya mampu menggaji rendah Hung.

Melihat hal tersebut dan wajah-wajah 5 anak-anak yang bersekolah di TK Yuen Tin membuat Hung merasa terpanggil. Hung memutuskan untuk melamar menjadi guru dan pengawas sekolah di TK tersebut. Mendengar hal ini Dong tentu saja khawatir, Dong yang tahu persis watak Hung khawatir akan kesehatan Hung dan rencana perjalanan keliling dunia mereka yang terancam batal. Namun Hung meyakinkan Dong kalau dia hanya membantu kelima anak-anak tersebut dengan mencarikan sekolah yang lebih baik sebelum tahun ajaran baru dimulai.




Tidak mudah buat Hung mengambil hati anak-anak didiknya dan masyarakat sekitar. Siu set, Ka Ka, Chu chu, Kitty dan Jennie (dua bersaudara yang berasal dari asia selatan) menolak keras menerima Hung. Namun berkat perhatian, kesabaran dan kegigihan Hung kelima anak-anak tersebut mulai menerima Hung . Hung sendiri setelah melihat kepolosan, kecerdasan dan kesulitan mereka dalam menempuh pendidikan, makin bertambah semangat untuk memberikan pendidikan yang terbaik pada kelima anak tersebut.

Tapi masih banyak hal yang harus Hung lakukan seperti merencanakan kurikulum, perbaikan sekolah, membersihkan toilet dan menjemput anak-anak tersebut. Hal yang mebuat saya miris dalam film ini dan mungkin terjadi dikehidupan nyata adalah ketika kesusahan seseorang dijadikan sebuah taruhan. Hal ini yang terjadi pada Hung, tanpa malu-malu penduduk desa mengadakan taruhan apakah sekolah akan tetap berjalan atau tutup. Meski demikian, Hung tetap semangat dan semakin jatuh cinta terhadap TK tersebut.

Sebuah keberhasilan memang tidak lepas dari ujian-ujian yang ada. Hung kembali dihadapkan permasalahan kekurang murid untuk TK mereka karena Ka Ka anak yang paling besar sebentar lagi akan lulus. Hung berusaha dengan para orang tua murid untuk mencari dan menambah siswa baru. Berhasilkah Hung? Lalu bagaimana dengan Dong, apakah Dong akan setuju Hung tetap menjadi Kepala Sekolah di TK Yuen Tin? Lalu bagaimana nasib Siu Suet, Chu Chu serta Kitty dan Jennie? Apakah warga desa menerima Hung dan TK Yuen Tin?




Film Sarat Makna Yang Menguras Air Mata


Seharusnya ya diawal film dibilang sediakan tissue karena filmnya menguras air mata saat nonton bareng bersama Celestial Movie di Cinemaxx, Semanggi hehehehe... Selain menonton bersama-sama dengan teman-teman blogger beberapa yang hadir merupakan media. Jujur aja sih ini pertama kalinya saya menonton film Hong Kong dan ternyata saya jad I Love HK Movies banget.




Film ini genrenya mirip dengan Laskar Pelangi namun mempunyai ciri khas tersendiri. Banyak hal yang diajarkan dalam film ini, seperti belajar tentang berkomunikasi serta memahami psikologis anak, tidak menyerah terhadap impian dan harus berusaha untuk meraihnya. Selain itu diperlihatkan bagaimana tegar dan tabahnya kelima anak-anak tersebut menghadapi kesulitan hidup yang membuat saya nangis ga kira-kira karena terharu dengan ketabahan mereka.

Akting dari pemain-pemain “LittleBig Master” patut diacungi jempol. Karena mereka semua memainkan dengan pas dan tidak berlebihan.  Miriam Yeung sebagai Hung memang sudah terkenal di Hongkong karena memenangkan 32nd Hong Kong film awards pada penampilannya dalam “Love in the Buff”. Sedangkan untuk Louis Koo amat terkenal di Asia dan memenangkan penghargaan internasional untuk film “Election 2”. Pemeran kelima anak-anak yaitu Ho Yun-ying Winnie (Siu Set), Keira Wang (Chu Chu), Fu Shun Ying (Ka Ka), Zaha Fatima (Kiki) dan Khan Nayab (Jennie) terpilih dari 400 orang anak dalam kasting karena karakter mereka yang menonjol, tidak terlihat bukan kalau film ini adalah pengalaman acting pertama mereka.


credit : asian enews portal

Daripada saya berlama-lama cerita tentang film “Little Big Master” lebih baik nonton langsung aja yuk di Celestial Movie jam 8 malam tanggal 25 Oktober. Selain nyediain cemilan, jangan lupa sediain tisu yang banyak ya karena filmnya benar-benar menguras air mata. Selamat menonton ^^




Komentar

Pos populer dari blog ini

Pilih Uber atau GrabCar?

Hayo.. pasti bingung mau pilih Uber atau GrabCar, keduanya merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam sarana transportasi, dan sekaligus paling banyak digunakan karena kemudahannya serta harga yang tidak menguras kantong. Tapi sebagai konsumen ga ada salahnya kalau kita memilih yang terbaik dan nyaman. Sebelumnya saya suka sekali menggunakan aplikasi GrabCar, tapi sejak Uber bisa digunakan dengan pembayaran cash, saya jadi tertarik untuk mencobanya.




Jadi kali ini saya ingin membahas kedua aplikasi ini dari segi konsumen, dan tulisan ini bukan iklan ya, murni user experience aja ^^.

1. Promo
Baik Uber maupun GrabCar, keduanya mengeluarkan promo gratis dengan membagikan kode unik untuk menarik pengguna baru menggunakan aplikasi ini. GrabCar memiliki promo gratis berupa saldo dimulai dari Rp.30000. Sedangkan untuk Uber, promo yang didapat dimulai dari Rp.75000. Mungkin karena rejeki anak sholeha, minggu lalu saat saya memasukan kode promo Uber yang dibagikan oleh teman, saya mend…

5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia

Drama jepang atau yang dikenal dengan dorama, mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Masuk ke Indonesia pada awal 80 dan awal tahun 90 yang disiarkan oleh TV Nasional,  dorama sukses merebut hati para pecinta drama di Indonesia. Alur dan akhir cerita yang ngga biasa, akting para aktris dan aktor, pakaian, lagu pengisi drama hingga ketampanan serta kecantikan para pemainnya mampu merebut hati para penikmat drama di Indonesia yang menjadi idola saat itu.

Ga usah lama-lama narasinya ^^ ini 5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia versi saya
1. Tokyo Love Story                 Bercerita tentang seorang pemuda pemalu bernama Kanji Nagao (Yuji Oda) yang berkerja di Tokyo. Di tempat kerjanya, ia bertemu dengan Rika Akana (Honami Suzuki) yang ceria dan energik. Pertemuannya dengan Rika, selain mengubah hidup Kanji, juga menjadikan Kanji menjadi lebih berani dalam memilih jalan hidupnya.

2. Long Vacation                 Dorama ini ceritanya unik banget menurut saya, soalnya bercerita ten…

IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.


Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn
2.Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn
3.Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti
4.Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji
5.Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto
6.Worksho…

Cerita Dibalik Bom Bali Tahun 2002 & 2005

Meski sudah berlalu cukup lama, kita semua pasti masih ingat kisah sedih yang terjadi di Kuta dan Jimbaran  Bali.  Pengeboman di Bali tahun 2005 yang terjadi pada 1 Oktober  itu terjadi sebanyak tiga kali pengeboman. Satu di Kuta dan dua di Jimbaran, peristiwa ini menelan korban tewas sebanyak 23 orang dan luka-luka sebanyak 196 orang. Sebenarnya tahun 2002 serangan bom serupa pernah juga terjadi di Bali dan  menewaskan 202 orang yang memakan korban baik warga lokal maupun asing.



Kejadian ini tidak hanya menjadi musibah dan duka masyarakat Bali tapi juga musibah dan duka Indonesia serta negara asing yang warganya ikut menjadi korban. Untuk mengingat peristiwa sedih itu maka didirikan monumen atau tugu peringatan bom Bali di Legian-Kuta. Kebetulan Tugu ini tidak jauh jaraknya dari Harper Kuta, hotel berbintang empat yang  berada di jalan Legian 73 – Kuta, sekitar 0.12 km, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu Harper Kuta juga tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai Int'l, y…

Blogger Mengenal JKN Part 2

Kalau minggu lalu saya udah posting tentang Apa Itu JKN? (Jaminan Kesehatan Nasional) di Blogger Mengenal JKN Part 1. Sekarang saya mau cerita tentang pembuatan JKN di BPJS kesehatan dan Fasilitas Kesehatan disingkat Faskes yang bisa menerima kartu JKN.

Setelah semalam saya dan teman-teman blogger mencharge ilmu dari Ira Koesno tentang Public Speaking, paginya kami bersiap-siap untuk segera kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Kami terbagi menjadi 2 grup dan saya masuk ke grup 2.