IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.
Salah satu gedung IKJ
Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.       Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn

2.       Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn

3.       Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti

4.       Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji

5.       Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto

6.       Workshop Kriya Kayu (membuat jam dari kayu) dengan instruktur Dany Yuwanda

7.       Workshop Carton Milk Craft (mengolah limbah kotak susu menjadi stationary box) dengan instruktur Pimpi Syarly Naomi

8.       Workshop Model Furnitur (membuat mockup furniture)

9.       Workshop Drapping (drapping dengan bahan lurik) dengan instruktur M Fahmi

10.   Workshop Lukis (membuat lukis wajah dengan charcoal) dengan instruktur Gadis Fitriana

11.   Workshop Komik Strip dengan instruktur Beng Rahadian

12.   Workshop Seni Patung (membuat action figure dari kawat)

12 workshop ini dibagi menjadi dua, untuk workshop tekstil hingga cukil kayu dilakukan pada tanggal 22 Maret, sedangkan workshop Kriya Kayu hingga seni patung diadakan pada tanggal 23 Maret. Kesemua workshop menarik dan bermanfaat, pengen banget rasanya mengikuti ke-12 workshop tersebut. Tapi akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti workshop yang benar-benar saya minati yaitu food photography pada tanggal 22 Maret jam 14.00 siang dan komik strip tanggal 23 Maret dengan waktu yang sama.
Ternyata saya mengikuti workshop ini bersama murid-murid SMA (jadi berasa muda lagi ^^). Banyaknya murid-murid SMA yang mengikuti workshop, merupakan kebijakan baru IKJ dalam memperkenalkan fakultasnya. Kalau dahulu IKJ mengenalkan Fakultasnya di pusat-pusat perbelanjaan, sekarang IKJ mengundang murid-murid SMA untuk mengikuti workshop.
Kira-kira ada 17 sekolah yang mendaftar untuk workshop di Fakultas Seni Rupa (FSR) IKJ, dan pesertanya dalam satu kelas dibatasi hingga 25 peserta. Berhubung ini pertama kalinya saya ke IKJ, saya sempat tersasar dari arah stasiun Cikini, dan melewati Taman Ismail Marzuki (Saya mencoba berjalan kaki, karena menurut kakak saya dekat dari stasiun Cikini). Ternyata menuju IKJ bisa melalui Taman Ismail Marzuki dengan menyusuri jalan setapak. Untungnya Mas Sato dari Blogger Crony bersedia menjemput saya di aula IKJ, karena kalau tidak, pasti saya tersasar lagi.

Food Photography

Pukul 14.00, saya dan murid-murid SMA lainnya sudah bersiap-siap menerima ilmu tentang Food Photography menggunakan kamera hp oleh Rangga Samiaji. Dikelas ini ternyata saya bertemu Roosvansia dan mba Trisapta peserta dari Blogger Crony juga.
Menurut Mas Rangga Samiaji, Fitur kamera Hp sudah dilengkapi dengan kemampuan editing seperti kamera slr. Selain itu fitur media social seperti instagram, juga mampu mengedit foto dari kamera hp menjadi lebih baik.
Oia, Mas Rangga Samiaji juga membagi tips agar foto yang dihasilkan menjadi lebih baik selain fitur editing yaitu arah cahaya. Pencahayaan yang bagus jika objek foto berada ada dalam ruangan yaitu berada dibelakang cahaya dan sedikit menyamping. lalu fokus dari objek foto kemudian kerapihan objek foto yang terakhir komposisi warna.
edit dengan instagram
Setelah Mas Rangga Samiaji selesai memberikan tips-tipsnya, saya, Roosvansia, Mas Sato, Mba Trisapta dan murid-murid SMA yang unyu-unyu mempraktekkan tips-tips yang telah dibagikan dengan menggunakan berbagai contoh macam makanan yang telah disediakan. Kemudian kami semua mengupload hasil foto terbaik kami di Instagram dengan memention IKJ dan menggunakan hastag IKJDAY dan BloggerView.
Walau saya lumayan sering mengambil foto makanan, tapi saat itu lumayan grogi juga karena bersaing dengan murid-murid SMA yang unyu-unyu. Oia, hasil foto makanan ini yang terbaik akan mendapat hadiah dari IKJ, makanya saya jadi grogi .. hehehehe
Murid-muridnya Serius mengambil Foto

Beberapa foto yang menarik menurut Mas Rangga dan kakak-kakak IKJ.

Credit : Roosvansia.com
Dan pemenang utamanya adalah murid SMA karena menurut Mas Rangga, foto makanannya bisa terlihat membangkitkan selera, padahal dari pilihan makanannya tidak terlalu menarik. Ga terasa ternyata workshop untuk hari pertama berakhir, dan sebelum pulang saya menyempatkan diri melihat ke workshop Cukil kayu. Aduuh.. rasanya malah ga ingin pulang dan ingin ikut workshop ini, tapi karena sudah sore dan khawatir kesulitan mendapat tempat duduk di kereta akhirnya saya memutuskan pulang.

Komik Strip

Workshop hari kedua yang saya ikuti adalah Komik Strip. Berhubung sudah tau jalan dan datang lebih awal saya jadi punya kesempatan untuk berkeliling dengan Roosvansia melihat suasana IKJ. Kami berdua menuju ruang pameran, yang memamerkan berbagai macam karya dari mahasiswa-mahasiswi IKJ seperti seni patung, desain grafis, pahatan, fashion, desain ruang dan lain-lain.
Ruang Pameran
Salah satu hasil karya mahasiswa IKJ

Selfie bareng Ka Roos ^^
Ruang pameran ini dibuat seolah-olah mengukuhkan ucapan Ibu Srifayanti Pane yang akrab disapa Yanti, Wakil Dekan IV Bidang Kerjasama dan Promosi FSR IKJ, bahwa dunia seni akan semakin menjanjikan dimasa mendatang.
Puas melihat-lihat galeri pameran dan berfoto dengan Roosvansia, saya menuju ruangan untuk workshop komik strip. Ga nyangka pengajarnya adalah komikus Beng Rahadian ^^ hari ini saya pikir saya sendiri peserta dari Blogger Crony, untungnya Mba Zatta Ligouw dan Mas Satto akhirnya datang setelah selesai mengikuti workshop yang lain.
Untuk workshop komik strip ini saya, Mba Zatta, Mas Sato dan murid-murid SMA yang lain dibagikan satu lembar kertas yang berisi 3 panel. 2 dari panel tersebut telah terisi dengan gambar dan satu panel kosong. Panel kosong ini harus kami isi menjadi sebuah cerita komik strip yang utuh.
Dari cerita komik strip yang utuh tadi akan dipilih cerita yang paling menarik dan kreatif. Selama menggambar, Beng Rahadian memberi masukan dalam membuat komik strip yaitu sebelum membuat komik, harus menentukan jalan cerita dari komik yang akan dibuat, maka akan mempermudah dalam membuat komik. 
Kira-kira dua jam akhirnya saya selesai melengkapi panel ketiga yang kosong. Oia, saya sampai menggambar dua kali, karena menurut saya gambar yang pertama ide ceritanya biasa aja ^^
Setelah mengumpulkan semua hasil gambar yang ada, dan melihat dari ide cerita yang kreatif. Ternyata ada 10 orang yang menurut Beng Rahadian kreatif, dan salah satunya cerita dari komik strip saya hihihi.. dan saya mendapat buku komik karangan mahasiswa-mahasiswa IKJ.
cerita kedua saya 
pemenang utama. credit : Zataligouw.com
hadiah berupa buku komik
Setelah mengikuti workshop IKJ ini, saya makin yakin deh peluang kerja yang bisa didapatkan bukan hanya disektor ekonomi formal tapi juga sektor ekonomi kreatif. Karena memang kebutuhan dalam sektor ekonomi kreatif semakin tinggi dimasa mendatang. Selain itu tentu saja mempelajari sesuatu sesuai passion akan jauh lebih menyenangkan.
Berfoto bersama-sama Beng Rahadian. credit : Zataligouw.com

Institut Kesenia Jakarta
Fakultas Seni Rupa

Komplek Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta Pusat 10330
Ph ; 021-3901965/3929205
Email : senirupaikj@indo.net.id

Leave a Reply