Terra Maharani, The Serenity of luxurious living


Apa sih yang teman – teman perhatikan, ketika mencari tempat tinggal? Bangunan yang kokoh? Keamanan? Kenyamanan? Atau ketenangan? Kalau teman – teman mencari itu semua untuk dijaman sekarang ini, rasanya sulit banget. Rata – rata, suatu hunian baik perumahan maupun apartment hanya memenuhi beberapa kriteria saja.


Makanya saya sedikit terkejut, ternyata ada hunian yang memenuhi semua standar diatas, yaitu Terra Maharani. Terra Maharani (Terra = Tanah, Maharani = Ratu) merupakan perumahan berbentuk cluster dengan konsep Bali modern minimalis yang berada di Ciburial, Bogor.

Walau berada diperkotaan, Terra Maharani jauh dari kebisingan karena tetap mempertahankan keasrian lingkungan disekitar cluster. Hal ini terlihat dari banyaknya pohon – pohon tua yang tetap ada seperti, pohon apel, pohon rambutan, dan beberapa pohon lainnya.









Suasana Bali pada perumahan Terra Maharani, begitu terasa dengan adanya penamaan tipe hunian yaitu Adyatama, Akusara dan Sangkara. Ornament – ornament khas Bali yang diterapkan di tipe – tipe hunian, seperti genteng, kayu, warna cat, batu, lampu, hingga bentuk bangunan makin melengkapi suasana Bali pada perumahan ini.


Sangkara (Anugrah) – Tipe Standar (LB 126m2 / LT 119m2)



Adyatma (Kemakmuran) – Tipe Menengah (LB 142m2 / LT 136m2)





Akusara (Kesuksesan) – Tipe Besar (LB 174m2 / LT 180m2)





Fasilitas

1.     Listrik 3500 watt
2.     Air bersih PDAM
3.     CCTV
4.     Keamanan 24 jam
5.     Hydrant
6.     Tabung Pemadam
7.     Taman Penghijauan
8.     Gedung Serba Guna
Bahan – bahan material yang digunakan pada tiap – tiap bangunan juga berkualitas seperti, pondasi dengan batu kali, struktur beton bertulang, dinding bata merah plester aci, rangka atap baja ringan, genteng keramik glazur, plafon gypsum, lantai granite tile, lantai teras batu alam, sanitary Toto, cat dinding dalam dan luar menggunakan Jotashield, kusen pintu/jendela alumunium, daun pintu acrylic, lampu LED, dan armature Panasonic.






Rumah – rumah dengan konsep Bali, umumnya menggunakan kayu. Begitu juga dengan Terra Maharani, kayu – kayu yang digunakan merupakan kayu anti rayap yang telah dioven, seperti kayu ulin, kayu merbau, dan kayu bengkirai yang khusus didatangkan dari Kalimantan dan Irian Jaya.

It takes hands to build a house,  but only hearts can build a home – Anonymous


“Kami ingin menjadikan penghuni di tempat ini memiliki kebersamaan, saling mengenal satu sama lain, dan kembali ke alam” Ujar Bapak Edwin, arsitek dari Terra Maharani menjelaskan fungsi dari Bale Sahitya, dan Bale Begong yang dikelilingi pepohonan.






Menurut Bapak Edwin, Bale Sahitya maupun Begong selain bisa digunakan untuk keperluan acara kekeluargaan, nantinya akan menjadi tempat warga untuk bermusyawarah dalam mengambil setiap keputusan.

Saya dan teman – teman Asinan Blogger ditemani oleh Pak Edwin, mengeliling area Terra Maharani yang terdiri dari 49 unit (15 unitnya sudah terjual dan sedang dalam tahap pembangunan). Kami sedikit bertanya – tanya, karena hunian ini tidak menggunakan pagar disetiap rumahnya.






“Banyaknya ruang terbuka, dan peniadaan pagar di tipe rumah Terra Maharani ini, untuk mengurangi kesan eksklusif dari para penghuni. Walau begitu, keamanan tidak akan berkurang karena Terra Maharani hanya memilik satu gerbang utama yang berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar, serta dilengkapi CCTV disetiap sudut”. Ujar Bapak Edwin.

Setelah puas berjalan mengelilingi Terra Maharani, kami pun beristirahat di Bale Begong sambil menunggu berbuka. Suara adzan dan semilir angin benar – benar terasa berbeda di Terra Maharani ini, membuat saya seolah berada di pedesaan dengan suasana Bali.

Sambil berbuka, saya segera memanjatkan doa, semoga saya bisa mempunyai rumah seperti di Terra Maharani ini, Aamiin.

Home is place you grow up wanting to leave, and grow old wanting to get back to – John Ed Pearce

TERRA MAHARANI
JL. CIBURIAL, CIPARIGI, BOGOR UTARA,
KOTA BOGOR 16157 JAWA BARAT
TEL  : +622518665599
FAX : +622518663339
twitter : @TerraMaharani
FB         : Terra Maharani
IG          : @terramaharani
                       

12 comments

  1. Keren ya mbak yulia, meskipun bangunannya di kota tapi nglihat lingkungannya berasa di desa ,. BTW harga setiap tipe rumah itu berapa ya mbak? Bolehkah di kredit wkwkwk

  2. Kalau saya sih lebih dominan bangunan yg kokoh, apalagi jika diimbangi dgn arsitekturnya yg apik dan nyaman. Rumahnya keren ya dan nyaman tampaknya. Moga bisa punya 😀

Leave a Reply