Langsung ke konten utama

Mudahnya Check-In dengan Aplikasi Garuda Indonesia

Buat teman-teman yang sering naik Garuda, sudah pernah menggunakan aplikasi mobile Garuda Indonesia? Kalau belum cepet-cepet deh download di smartphone dan gadget teman-teman, soalnya ada beragam kemudahan dari aplikasi ini.

Kayak iklan ya? Bukan kok, bukan iklan. Tapi, cuma pengen share aja kemudahan menggunakan aplikasi ini.

Yang jadi pertanyaan kok tiba-tiba saya recommended aplikasi ini? Jadi, ceritanya saya dapat tugas dadakan pergi keluar kota setelah hari raya Idhul Adha. Namanya dadakan, suka bingung harus apa aja yang dipersiapkan (ketauan jarang pergi keluar kota). 

Untungnya dari kantor berbaik hati memilihkan penerbangan menggunakan Garuda. Karena senang tiket PP sudah dipesan plus kekenyangan makan sate (maklum habis Idhul Adha, stock daging jadi berlimpah) saya jadi lupa untuk mencetak e-ticketnya, dan tertidur pulas sampai keesokan pagi.




Dan besok paginya udah ketebak kayak apa paniknya saya karena e-ticketnya belum dicetak. Untungnya saya inget kakak saya yang sering berpergian menggunakan Garuda. Saya langsung WA dia untuk menanyakan bagaimana kalau e-ticket lupa dicetak dan bagaimana cara check-in di Garuda (ketauan deh ga updatenya ^^).

Kakak saya cuma jawab satu kalimat, download aja aplikasi mobile Garuda (singkat padat dan jelas jawabannya). Di bus menuju bandara, saya langsung men-download aplikasi Garuda Indonesia, dan ga ada 10 menit, iya ga ada 10 menit! Saya sudah check-in dan siap menukarkan boarding pass saya di terminal 3, cepat ya ^^.

Nah itu alasan saya kenapa recommended banget buat download aplikasi mobile Garuda Indonesia, karena selain bisa booking tiket, juga bisa check-in dimana aja.

Aplikasi ini cocok banget buat orang-orang yang mobile, kayak inces Syahrini yang makan paginya di Dubai, terus makan siangnya di Itali dan malamnya istirahat di Maldives :v.

Akhirnya punya kartu ini ^^


Poin plusnya lagi, aplikasi ini stabil, pendaftarannya ngga ribet, bisa memilih kursi penerbangan yang disukai, mendapat poin penerbangan jika jadi anggota Garuda Miles dan paperless. Buat temen-temen pecinta lingkungan pasti tau banget arti pentingnya paperless.

Bagaimana aplikasi penerbangan lain? Untuk aplikasi penerbangan lain seperti Citilink, Batik Air, Sriwijaya, dan Lion Air, sayangnya baru menyediakan jasa hanya pemesanan penerbangan, jadi check-in harus tetap di bandara. 

Oia, hampir lupa, untuk Air Asia sendiri, kegunaan aplikasi mobile-nya sudah seperti Garuda Indonesia, tapi beberapa pengguna aplikasi Air Asia memberikan ulasan yang kurang baik, karena aplikasi ini sering lag dan tidak stabil.

Buat teman-teman yang sudah men-download aplikasi Garuda Indonesia, berikut ini langkah-langkah singkat penggunaan aplikasi ini.


Setelah download dan membuka aplikasi Garuda Indonesia teman-teman tinggal memilih mendaftar menjadi anggota Garuda Miles atau jika terburu-buru bisa memilih Skip for Now. Tapi, saya ngga nyaranin untuk memilih Skip For Now, karena poin perjalanan teman-teman tidak akan tercatat.







Jika sudah mendaftar, dan memverifikasi lewat email masing-masing teman-teman akan masuk ke laman ini. Oia, untuk yang memilih Skip For Now juga langsung di arahkan ke laman ini. Teman-teman tinggal memilih apakah mau booking tiket atau check-in. Berhubung postingan ini bercerita tentang mudahnya check-in, jadi saya memilih check-in ^^.





Setelah memilih tanda check-in, teman-teman akan masuk ke laman ini. Teman-teman tinggal isi tanggal keberangkatan dan booking reference atau nomor E-ticket.







Jika data booking reference atau nomor e-ticket telah sesuai, teman-teman tinggal klik lanjut kan dan akan diarahkan ke laman berikut yaitu laman ketentuan membawa barang-barang yang berpotensi menyebabkan bahaya.





Kemudian teman-teman akan masuk ke Daftar Penerbangan, di laman tersebut selain mengetahui jenis pesawat, jadwal berangkat dan nomor kursi penerbangan, teman-teman bisa langsung mengubah nomor kursi dengan menekan Ubah Seat.





Di laman ini teman-teman bisa pilih kursi sebebas-bebasnya kecuali kursi yang ada tanda silangnya dan kursi pelaminan mantan ya xD.



Di sebelah kiri kursi pilihan Garuda, sebelah kanan kursi pilihan saya.


Udah puas milih kursinya? Teman-teman langsung diarahkan ke laman ini, yaitu mengambil Boarding Pass. Teman-teman tinggal pilih mana yang paling cocok buat teman-teman. Kebetulan saya sih pilih pengambilan boarding pass di bandara, alasannya biar saya ngga ribet mencari-cari boarding pass di tas saya.




Setelah konfirmasi pengambilan boarding pass, teman-teman akan dapat QR code ini, yang wajib diperlihatkan di terminal 3. Karena Qr code ini berfungsi sebagai tanda untuk mendapatkan boarding pass.








Maaf ya kalau beda, QR sebelumnya lupa di Screnshoot ^^

Oia, penukaran QR code ini wajib menyertakan kartu identitas ya. Jadi jangan sampai kartu identitas teman-teman ketinggalan, salah-salah malah ngga bisa terbang. Sekian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat and have a great flight ^^




Komentar

  1. aku pakaai ^o^... bener mbak, aplikasi garuda ini lbh stabil drpd airasia... :) trutama akhir2 nih , ga tau napa aplikasi AA agak srg bermasalah nih.. krn aku lg rajin2nya browsing tiket utk 2017 :D.. jd belakangan ini mau ga mau rajin liatin aplikasi garuda,dan AA :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik ada temannya ^^ wah, semoga dapat tiket yang harganya pas ya mba, terima kasih sudah mampir.

      Hapus
  2. Wah makasih infonya mbak😊 blm pernah naik garuda juga sih... hehe

    BalasHapus
  3. nah, sekarang udah banyak maskapai yang checkin sendiri ya, jadi enak pilih tempat duduk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, jadi bisa pilih duduk yang enak dan nyaman

      Hapus
  4. wahh makasi infonya mba. mengurangi kerempongan antri nihh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkunjung mba, mudah-mudahan bermanfaat ya ^^

      Hapus

Posting Komentar

Bagi teman - teman yang selesai membaca, terima kasih untuk komentarnya. Author, amat menghargai saran dan kritik setelah membaca blog ini. Salam ^^

Pos populer dari blog ini

Pilih Uber atau GrabCar?

Hayo.. pasti bingung mau pilih Uber atau GrabCar, keduanya merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam sarana transportasi, dan sekaligus paling banyak digunakan karena kemudahannya serta harga yang tidak menguras kantong. Tapi sebagai konsumen ga ada salahnya kalau kita memilih yang terbaik dan nyaman. Sebelumnya saya suka sekali menggunakan aplikasi GrabCar, tapi sejak Uber bisa digunakan dengan pembayaran cash, saya jadi tertarik untuk mencobanya.




Jadi kali ini saya ingin membahas kedua aplikasi ini dari segi konsumen, dan tulisan ini bukan iklan ya, murni user experience aja ^^.

1. Promo
Baik Uber maupun GrabCar, keduanya mengeluarkan promo gratis dengan membagikan kode unik untuk menarik pengguna baru menggunakan aplikasi ini. GrabCar memiliki promo gratis berupa saldo dimulai dari Rp.30000. Sedangkan untuk Uber, promo yang didapat dimulai dari Rp.75000. Mungkin karena rejeki anak sholeha, minggu lalu saat saya memasukan kode promo Uber yang dibagikan oleh teman, saya mend…

5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia

Drama jepang atau yang dikenal dengan dorama, mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Masuk ke Indonesia pada awal 80 dan awal tahun 90 yang disiarkan oleh TV Nasional,  dorama sukses merebut hati para pecinta drama di Indonesia. Alur dan akhir cerita yang ngga biasa, akting para aktris dan aktor, pakaian, lagu pengisi drama hingga ketampanan serta kecantikan para pemainnya mampu merebut hati para penikmat drama di Indonesia yang menjadi idola saat itu.

Ga usah lama-lama narasinya ^^ ini 5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia versi saya
1. Tokyo Love Story                 Bercerita tentang seorang pemuda pemalu bernama Kanji Nagao (Yuji Oda) yang berkerja di Tokyo. Di tempat kerjanya, ia bertemu dengan Rika Akana (Honami Suzuki) yang ceria dan energik. Pertemuannya dengan Rika, selain mengubah hidup Kanji, juga menjadikan Kanji menjadi lebih berani dalam memilih jalan hidupnya.

2. Long Vacation                 Dorama ini ceritanya unik banget menurut saya, soalnya bercerita ten…

IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.


Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn
2.Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn
3.Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti
4.Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji
5.Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto
6.Worksho…

Cerita Dibalik Bom Bali Tahun 2002 & 2005

Meski sudah berlalu cukup lama, kita semua pasti masih ingat kisah sedih yang terjadi di Kuta dan Jimbaran  Bali.  Pengeboman di Bali tahun 2005 yang terjadi pada 1 Oktober  itu terjadi sebanyak tiga kali pengeboman. Satu di Kuta dan dua di Jimbaran, peristiwa ini menelan korban tewas sebanyak 23 orang dan luka-luka sebanyak 196 orang. Sebenarnya tahun 2002 serangan bom serupa pernah juga terjadi di Bali dan  menewaskan 202 orang yang memakan korban baik warga lokal maupun asing.



Kejadian ini tidak hanya menjadi musibah dan duka masyarakat Bali tapi juga musibah dan duka Indonesia serta negara asing yang warganya ikut menjadi korban. Untuk mengingat peristiwa sedih itu maka didirikan monumen atau tugu peringatan bom Bali di Legian-Kuta. Kebetulan Tugu ini tidak jauh jaraknya dari Harper Kuta, hotel berbintang empat yang  berada di jalan Legian 73 – Kuta, sekitar 0.12 km, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu Harper Kuta juga tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai Int'l, y…

Blogger Mengenal JKN Part 2

Kalau minggu lalu saya udah posting tentang Apa Itu JKN? (Jaminan Kesehatan Nasional) di Blogger Mengenal JKN Part 1. Sekarang saya mau cerita tentang pembuatan JKN di BPJS kesehatan dan Fasilitas Kesehatan disingkat Faskes yang bisa menerima kartu JKN.

Setelah semalam saya dan teman-teman blogger mencharge ilmu dari Ira Koesno tentang Public Speaking, paginya kami bersiap-siap untuk segera kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Kami terbagi menjadi 2 grup dan saya masuk ke grup 2.