Renungan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

5 Tips Travelling Hemat

Selasa, Juli 18, 2017

3 komentar
Kadang – kadang, kita sering merasa jenuh dengan rutinitas. Rutinitas kerjaan, rutinitas sebagai ibu rumah tangga, rutinitas belajar hingga rutinitas – rutinitas lainnya. Saya sering banget mengalami hal tersebut, ngga sekali dua kali saya suka merasa jenuh dengan aktifitas yang ada, dan untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut hal yang paling mudah adalah travelling.

Tapi, ngga selamanya travelling bisa menjadi jawaban untuk menghilangkan rasa jenuh akibat rutinitas. Karena, untuk melakukan travelling, dibutuhkan banyak persiapan seperti izin cuti, itinerary, perlengkapan pakaian dan obat – obatan, hingga dana yang mencukupi. Jika semuanya ngga direncanakan dengan baik, yang ada bukannya menghilangkan rasa jenuh namun menambah beban lainnya.




Lalu bagaimana kita bisa tetap melakukan travelling yang hemat agar rasa jenuh hilang?

1.       Lakukan travelling ke museum – museum sejarah, kebun raya atau galeri seni

     Melakukan travelling ke museum sejarah, kebun raya, atau galeri seni merupakan salah satu tempat alternative yang murah meriah. Untungnya lagi, dari tempat – tempat tersebut, kamu bisa menambah pengetahuan umum mengenai sejarah kota, kesenian, hewan , tanaman hingga lingkungan.

2.       Ubah rute perjalanan dari rumah menuju kantor

     Masih tetap ngga ada waktu juga untuk travelling ke tempat wisata disekitar mu? Yuk, mulai mencoba mengubah rute perjalanan. Jika biasanya kamu sering membawa mobil sendiri, sesekali kamu bisa memilih untuk naik kereta atau bus, agar bisa merasakan suasananya saat di jam tidak sibuk maupun sibuk.

3.       Memperhatikan orang – orang disetiap perjalanan yang dilewati

Ga ada salahnya loh ketika sedang dalam perjalanan atau terjebak kemacetan kamu bisa memperhatikan ekspresi – ekspresi orang – orang di perjalanan. Dari hal ini kamu bisa mempelajari macam – macam ekspresi yang ada.

4.       Selalu mencatat jika ada moment penting

     Buat kamu yang suka nulis baik blog, buku, dan membuat scenario, menjadi peka terhadap keadaan sekitar adalah keharusan. Kamu ngga akan tau kan dari mana ide brilian akan muncul, siapa tau ide – ide itu muncul ketika kamu melihat seorang ibu yang kerepotan membawa belanjaan atau ketika melihat segerombolan anak – anak sekolah yang sedang melewati kamu.

5.       Selalu bersyukur
    
    Selalu Bersyukur adalah hal yang paling penting baik kita melakukan travelling atau tidak. Karena jujur saja, saya pernah merasakan bahwa diri saya ini amat sangat tidak beruntung disebabkan oleh suatu permasalahan. 

     Akhirnya, saya memutuskan untuk jalan – jalan menggunakan bus ekonomi pulang pergi ke Bogor – Cileungsi – Bogor. Selama di dalam bus, saya melihat dan melewati sebuah rumah reot di pinggir jalan. Dari rumah reot tersebut, seorang anak keluar bersama bapaknya sambil tersenyum.
   
    Saat itu saya tersadar, saya yang keadaannya lebih baik dari mereka kok merasa lebih susah dari mereka. Padahal mungkin saja permasalahan yang saya alami tidak lebih berat daripada mereka, seketika saat itu saya beristigfhar dan bersyukur atas semua hal yang saya alami.

Yup 5 hal ini merupakan tips saya, ketika tidak bisa berpergian jauh. Teman – teman mungkin bisa mencoba salah satunya jika merasa sedang jenuh. Namun apapun perjalanan yang teman – teman lakukan, bukan seberapa jauh jarak yang telah teman – teman tempuh, namun seberapa dalam makna perjalanan yang dapat teman – teman ambil dan bagikan ke orang – orang yang dikasihi.

Semoga bermanfaat, Salam




Read More

5 hal ini membuat kamu lebih bahagia dan membuat hal negative menjadi positif

Minggu, Juli 16, 2017

2 komentar
Selama kita masih bernafas dan bersosialisasi dengan manusia, mau ngga mau pasti dihadapkan pada situasi sulit yang membenturkan diri kita dengan orang lain. Kadang walau kita sudah berusaha maksimal untuk melakukan hal yang terbaik dalam pendidikan, karir, percintaan (duh bahasanya xD) pasti ada aja deh yang ngga suka dengan tindakan yang kita ambil.

Biasanya, karena ketidaksukaan oknum – oknum tertentu terhadap tindakan yang kita ambil, oknum tersebut sering kali menebarkan hal negative pada diri kita dan lingkungan. Ngga jarang, hal negative ini mempengaruhi pikiran, tindak - tanduk dan keputusan yang akan kita ambil.




Untuk itu, 5 hal ini bisa banget membuat kamu lebih bahagia dan menanggapi hal negative menjadi hal positif.

1.      Mengambil Suri Tauladan atau panutan yang baik

Dalam hidup, kita memerlukan suri tauladan yang baik untuk kita jadikan contoh dalam bertingkah laku. Bagi umat muslim, sebaik – baiknya suri tauladan adalah Nabi Muhammad SAW. Banyak hal yang dilakukan Nabi Muhammad SAW yang bisa dijadikan pelajaran untuk kita dalam bertingkah laku.

2.      Mengalihkan focus kepada tujuan yang akan dicapai

      Terkadang saking terpengaruhnya dengan hal – hal negative yang diucapkan oleh orang yang tidak sepemikiran dengan kita, hal ini bisa mengganggu focus kita dalam menyelesaikan perkejaan yang sedang kita lakukan. Untuk itu, tingkatkan focus kita terhadap perkerjaan atau tujuan yang ingin kita capai, dan tinggalkan serta abaikan hal – hal negative yang dapat mengganggu focus kita.

3.      Berkaca sebelum berkata yang menjelekkan orang lain

      Sadar atau tidak, kita suka menjelekkan orang lain. Jadi, sebelum berkata yang menyakiti dan menyebarkan energi negative terhadap orang lain, yuk, kita berkaca apakah kita sudah lebih baik daripada orang tersebut.

4.      Selalu berpikir akan mendapatkan hasil yang positif

Pernah mendengar hadis, Allah selalu bersama prasangka hambanya, (hadist shohih diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA) ?  Iya, pada hadis ini Allah mengajarkan pada hambanya untuk selalu berprasangka baik. Hadis ini menurut para ulama mempunyai makna, Allah akan memberi ampunan jika hamba meminta ampunan. Allah akan menerima taubat jika hamba bertaubat. Allah akan mengabulkan do’a jika hamba meminta. Allah akan beri kecukupan jika hamba meminta kecukupan. Jadi, yuk selalu belajar untuk berpikiran mendapatkan hasil yang positif agar selalu dikabulkan oleh AllaH SWT

5.      Selalu bersyukur dan mengambil hikmah dari setiap kejadian

Terkadang kerja keras dan usaha yang kita lakukan, tidak selamanya memberikan hasil yang sesuai dengan kita ingin. Saat seperti ini, kesabaran kita sedang diuji. Untuk itu, jangan patah semangat, tetap bersyukur dan melakukan yang terbaik. Karena pasti ada hikmah dari keberhasilan maupun kegagalan dari kerja keras dan usaha yang kita lakukan.

Kira – kira 5 hal inilah yang menurut saya bisa memberikan kebahagian, dan mengubah hal negative menjadi positif. Jika teman – teman mempunyai cara – cara lain dalam menanggapi hal negative, jangan lupa share di kolom komentar di bawah ini ya ^^
Semoga bermanfaat, Salam

Read More

Antara Doa Ibu dan Doa Anak

Minggu, Desember 22, 2013

1 komentar
Kalau sedang menyusun tugas akhir rasa-rasanya banyak sekali godaannya, seperti fb-an, chat online, membaca blog orang lain, twitteran, path sampai ngintip-ngintip untuk melihat milis grup. Seperti semalam, tepat pukul 00.10 lewat saya menyempatkan untuk melihat milis grup. Namun intipan kali ini membawa manfaat, kebetulan alumni yang sedang bekerja diluar negeri mempostingkan kembali sebuah cerita yang menyentuh, yaitu perbedaan antara doa seorang ibu dengan doa seorang anak yang diambil dari kompas. Pada cerita tersebut diceritakan seorang anak yang mengalami kecelakaan amat parah hingga para dokter pun angkat tangan. Namun dengan kegigihan dan kasih sayang seorang ibu, ibu itu bertahan dan meyakini kalau anaknya akan sembuh hingga sediakala. Maka tiap malam si ibu terus berdoa mengetuk pintu rahmat dan kasih sayang ALLAH SWT demi kesembuhan putranya. ALLAH SWT pun menunjukkan kebesarannya dengan mengabulkan doa si ibu. Putra ibu tersebut sembuh, sehat seperti sediakala bahkan mempunyai kehidupan normal seperti bekerja dan berumah tangga.
Lalu keadaan berbalik, si ibu sakit amat parah dan dirawat di rumah sakit. Si anak menunjukkan baktinya. Sehari, seminggu hingga sebulan lamanya si anak masih menunggui, merawat dan memperhatikan si ibu. Namun setelah itu intensitas si anak menunggui dan merawat ibunya makin berkurang hingga ia tidak pernah datang sama sekali. Sampai suatu hari ia mendapat kabar dari rumah sakit bahwa ibunya mungkin tidak akan bertahan. Segera dia ke rumah sakit menjenguk sang ibu, melihat keadaan ibunya yang semakin kepayahan dia pun tak tega, kemudian dia berdoa pada ALLAH SWT. Ya Allah, seandainya dia Engkau panggil menghadapMu lebih baik untuk ibu, maka Engkau panggilah ibuku! Aku tidak sanggup melihat penderitaannya. Ya Allah, aku akan merelakan dengan ikhlas dengan kepergiannya. Amin."
Read More

Anak Kecil dan Kakek Subuh

Kamis, Oktober 18, 2012

Tidak ada komentar
Salah satu kebiasaan saya ketika bosan adalah browsing-browsing ga jelas, update facebook dan twitter. Banyak hal yang saya dapat dari kebiasaan saya ini baik hal positif maupun negatif. Hal positif yang saya dapat setelah memfollow akun-akun seperti ust @herrynurdi, @felixsiauw dan @JamilAzzaini membuat saya terus berusaha berubah untuk menjadi lebih baik lagi seperti hasil postingan twit ust herrynurdi pada tanggal 15 Oktober 2012 berikut ini :

1. Tema diskusi kami sabtu lalu: Interaksi Rasulullah bersama Anak-anak. Selain mbahas ttg Rasulullah, ada cerita menarik dr sahabat guru kami

2. Beliau pimpinan sekolah Al Izzah di Bekasi, Pak Dimas namanya. Kisah nyata yg disampaikannya begitu menggugah

3. Seorang anak mendapatkan ilmu ttg shalat dan ciri orang munafik dari seorang gurunya, dan itu tertanam dalam.

4. Seorang anak mendapatkan ilmu ttg shalat dan ciri orang munafik dari seorang gurunya, dan itu tertanam dalam.

5. Untuk shalat isya, dia masih bisa melaksanakannya berjamaah dengan baik, krn masih sore dan masih terjaga.

6. Tapi untuk shalat subuh, ini dia yang menjadi sangat berat baginya. Ayah dan ibunya tidak shalat, dan tak bangun sama sekali saat subuh

7. Jam wekker dia tidak punya, sementara ketakutannya dimasukkan golongan munafik semakin membuncah di dada anak kecil ini.

8. Maka utk mengatasinya, di berjaga, begadang menunggu subuh tiba. Utk menunaikan shalat berjamaah.

9. Tapi saat subuh tiba, ternyata diluar rumah masih gelap gulita. Dia takut utk keluar ke masjid sendirian. Di saat itulah...

10. Anak ini mendengar suara langkah kakek-kakek dengan tongkatnya, melintas di gang depan rumahnya, menuju ke masjid utk berjamaah

11. Untuk beberapa lama anak kecil ini menumpang jalan di belakang kakek tua tadi, tanpa sepengetahuan sang kakek. Sepanjang subuh

12. Sampai suatu hari, kakek ini tidak melintas lagi. Dari suara TOA masjid terdengar siaran kabar duka. Kakek Subuh itu telah meninggal dunia.

13. Pagi itu anak kecil yg menjaga shalat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya, menangis sejadi-jadinya. Dia merasa sangat kehilangan

14. Kematian kakek subuh itu meninggalkan luka yang dalam di hatinya. Sedih banget rasanya.

15. Ayah-Ibunya heran dan bingung, mengapa anaknya menangis demikian rupa. Padahal sang kakek tidak memiliki pertalian darah.

16. Di desaknya sang anak dengan segala pertanyaan, mengapa menangisi kakek yang tidak mereka kenal sebelumnya. Mengapa menangisi kematiannya?

17. Sang anak lalu dengan kesal menjawab, "harusnya bukan kakek itu yang meninggal. Harusnya bapak saja yang meninggal!" Kedua ortu ini shock!

18. Ayahnya kaget mendengar jawaban anaknya yang justru mengharapkan kematian dirinya. Lalu pd sang ibu anak ini bercerita

19. Tentang betapa setiap subuh kakek ini menolongnya tanpa sadar utk pergi ke masjid dan shalat jamaah. Sementara ayahnya masih tidur terlena

20. Dia marah pada ayah dan ibunya, yang tak memperhatikan bahkan meninggalkan shalat selama ini dan tak takut akan neraka.


dari petikan ceritan yang dipostingkan oleh ust herrynurdi membuat saya merenung.. anak sekecil itu sudah begitu tertanam akan ketakutannya akan neraka, anak sekecil itu sudah begitu kuatnya dalam menjalankan ajaran agamanya, lalu bagaimana dengan saya? bagaimana dengan kita? semoga menjadi pembelajaran untuk kita bersama agar dapat mempertanggungjawabkannya di akhirat kelak.




Read More
Copyright © Hana No Yuri. Blog Design by SkyandStars.co