Anyang – anyangan jangan disepelekan! Cegah dengan Prive Uri-cran

Jumat, Juni 30, 2017

11 komentar
Anyang – anyangan jangan disepelekan! Kalimat ini betul banget loh, karena anyang – anyangan (rasa ingin buang air kecil terus menerus) merupakan indikasi terjadinya infeksi saluran kemih. Dulu banget, saya sempat menyepelekan anyang – anyangan, hingga anyang – anyangan ini menimpa saya ketika mendapat perjalanan dinas luar kota.

Saya inget banget, ketika itu harus pergi ke kota Blitar melalui kota Malang. Kebiasaan buruk saya selama perjalanan adalah, saya suka sekali minum kopi dan suka menahan diri untuk berkemih (buang air kecil) suatu kombinasi yang ngga baik banget. Karena menurut literatur kesehatan, kopi justru merangsang untuk berkemih, T^T. Sebenarnya jika ada kamar kecil yang bersih, saya tidak segan untuk segera berkemih. Tapi, rata – rata kamar kecil yang disediakan fasilitas umum, kebersihannya tidak terjaga. Hal ini yang membuat saya berpikir ribuan kali untuk berkemih di sana.



Keputusan saya menahan berkemih merupakan kesalahan besar. Dari Malang menuju Blitar, memakan waktu kurang lebih 5 jam perjalanan. Dan selama 5 jam perjalanan, saya terpaksa menahan keinginan untuk berkemih karena tidak menemukan kamar kecil yang bersih serta tidak menyiapkan tisu kering dan tisu basah sebagai alat pembersih tambahan.

Sesampainya di Hotel, tempat yang segera saya cari adalah kamar kecil untuk segera berkemih. Namun, setelah saya berkemih, justru saya merasa ingin berkemih kembali, saat itu saya tersadar saya mengalami anyang – anyangan. Anyang – anyangan yang saya alami benar – benar sudah dalam taraf mengganggu, karena saat itu dalam satu hari saya bisa 10x bolak – balik ke kamar kecil untuk berkemih.

Selain itu, saat berkemih merupakan beban yang luar biasa buat saya karena ada rasa sakit, nyeri, perih yang menyertai ketika berkemih, sedangkan air seni saya tidak keluar dengan lancar. Karena saya dalam perjalanan dinas, mau ngga mau saya hanya bisa menahan rasa sakit sambil meminum air putih yang banyak hingga saya pulang dan bisa berkonsultasi dengan dokter.




Dari pengalaman saya di atas, saya ngga kepengen teman – teman mengalami anyang – anyangan juga. Jadi saya akan berbagi tips untuk menghindari anyang – anyangan.

1.     Jangan pernah menahan berkemih

Salah satu penyebab terjadinya anyang – anyangan adalah menahan berkemih. Menurut dokter, jika teman – teman sering menahan berkemih, maka kantung kemih teman – teman akan penuh dengan air seni. Air seni sendiri itu mengandung kotoran termasuk bakteri (E-coli), dan jika dalam waktu lama menahan berkemih, maka air seni akan menggesek kantung kemih teman – teman.

Kantung kemih yang tergesek  terus menerus oleh air seni selain menyebabkan rasa sakit dan nyeri, juga akan terluka bahkan bisa mengeluarkan darah. Jika tidak segera ditangani, hal ini tidak hanya menyebabkan infeksi saluran kemih, namun infeksi ginjal, bahkan menyebabkan kecacatan pada anak yang dikandung oleh ibu hamil.

2.     Membersihkan kemaluan sehabis berkemih dari arah depan ke belakang

Membasuh kemaluan sehabis berkemih dari arah depan ke belakang dapat membantu mengurangi penyebaran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kemih.


3.     Jangan meminum minuman yang merangsang untuk berkemih selama dalam perjalanan

Minuman bersoda, minuman berkafein, minuman beralkohol serta minuman ringan dengan perasa jeruk ternyata dapat merangsang teman – teman untuk berkemih. Untuk itu, jika akan melakukan perjalanan jauh, hindari semua minuman di atas, demi kenyamanan perjalanan teman - teman

4.     Menyediakan air kemasan untuk membilas setelah berkemih

Jika teman – teman berkemih di kamar kecil fasilitas umum, hal yang sering terjadi adalah sulitnya mendapatkan air bersih untuk membasuh kemaluan. Kalaupun ada air, kebersihannya diragukan karena bisa saja terkontaminasi bakteri. Oleh karena itu, selalu sediakan air kemasan yang cukup untuk membasuh kemaluan sehabis berkemih, ketika teman – teman sedang dalam perjalanan

5.     Membawa tisu basah dan kering

Tisu basah dan kering berfungsi banget sebagai pembersih toilet jika toilet yang digunakan merupakan toilet duduk. Selain itu, tisu basah dan kering juga membantu membersihkan kemaluan sehabis berkemih dan menjaganya tetap kering

6.     Membawa minimal 3 pakaian dalam untuk bersalin

7.     Membawa dan mengganti pantyliner setiap 3 jam sekali



Walau sudah melakukan tips -  tips di atas, terkadang anyang – anyangan tetap tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, teman – teman perlu banget menyediakan Prive Uri-Cran.



Prive Uri-Cran merupakan suplemen kesehatan yang terdiri dari buah cranberry. Buah cranberry dipilih sebagai bahan utama, karena setelah diteliti di Amerika, buah cranberry mengandung Proantocyanidin (PAC) yang efektif mencegah infeksi saluran kemih dengan cara mencegah bakteri E-coli menempel pada dinding saluran kemih. Cara kerja PAC dalam buah cranberry, mencegah bakteri E-coli menempel pada dinding sel epitel saluran kemih, dan membuangnya bersama air seni.




Prive Uri-cran kapsul
-         Komposisi : 250 mg ekstrak cranberry
-         Dosis : 1-2 kapsul/hari
-         Isi per box : 30 kapsul/box

credit : www.uricran.co.id

Prive Uri-cran Plus
-         Komposisi : 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg Vit C, 0.1 mg Lactobacillus achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum
-         Sediaan : powder sachet
-         Dosis : 1-2 sachet/hari
-         Isi per box : 15 sachet/box

credit : www.uricran.co.id

Dari dua jenis Prive Uri-cran, saya seneng banget dengan Prive Uri-cran plus yang berbentuk powder sachet. Karena Prive Uri-cran plus ini, ngga berasa seperti minuman suplemen, rasanya enak sekaligus menyegarkan.

pakai air dingin lebih enak ^^


Selain itu, manfaat dari Prive Uri-cran plus juga banyak loh, karena mengandung vitamin C dan bakteri baik, maka jika mengkonsumsi Prive Uri-cran sesuai saran anjuran maka akan meningkatkan daya tahan tubuh dan juga mempercepat kesembuhan dari infeksi jamur dan infeksi saluran kemih. 



Oia, jika teman – teman sedang mengalami anyang – anyangan, untuk hasil maksimal, sebaiknya teman – teman mengkonsumsi 2 gelas (@150 ml) Prive Uri-cran per hari, selama kurang lebih 10 hari.

Semoga pengalaman saya tentang anyang – anyangan berguna ya buat teman – teman. Jika teman – teman sedang alami anyang – anyangan segera minum Uri-cran dan jangan lupa untuk tetap konsultasi ke dokter.

Semoga bermanfaat.
Read More

Terra Maharani, The Serenity of luxurious living

Rabu, Juni 21, 2017

12 komentar


Apa sih yang teman – teman perhatikan, ketika mencari tempat tinggal? Bangunan yang kokoh? Keamanan? Kenyamanan? Atau ketenangan? Kalau teman – teman mencari itu semua untuk dijaman sekarang ini, rasanya sulit banget. Rata – rata, suatu hunian baik perumahan maupun apartment hanya memenuhi beberapa kriteria saja.


Makanya saya sedikit terkejut, ternyata ada hunian yang memenuhi semua standar diatas, yaitu Terra Maharani. Terra Maharani (Terra = Tanah, Maharani = Ratu) merupakan perumahan berbentuk cluster dengan konsep Bali modern minimalis yang berada di Ciburial, Bogor.

Walau berada diperkotaan, Terra Maharani jauh dari kebisingan karena tetap mempertahankan keasrian lingkungan disekitar cluster. Hal ini terlihat dari banyaknya pohon – pohon tua yang tetap ada seperti, pohon apel, pohon rambutan, dan beberapa pohon lainnya.











Suasana Bali pada perumahan Terra Maharani, begitu terasa dengan adanya penamaan tipe hunian yaitu Adyatama, Akusara dan Sangkara. Ornament – ornament khas Bali yang diterapkan di tipe – tipe hunian, seperti genteng, kayu, warna cat, batu, lampu, hingga bentuk bangunan makin melengkapi suasana Bali pada perumahan ini.



Sangkara (Anugrah) – Tipe Standar (LB 126m2 / LT 119m2)





Adyatma (Kemakmuran) – Tipe Menengah (LB 142m2 / LT 136m2)






Akusara (Kesuksesan) – Tipe Besar (LB 174m2 / LT 180m2)






Fasilitas

1.     Listrik 3500 watt
2.     Air bersih PDAM
3.     CCTV
4.     Keamanan 24 jam
5.     Hydrant
6.     Tabung Pemadam
7.     Taman Penghijauan
8.     Gedung Serba Guna


Bahan – bahan material yang digunakan pada tiap – tiap bangunan juga berkualitas seperti, pondasi dengan batu kali, struktur beton bertulang, dinding bata merah plester aci, rangka atap baja ringan, genteng keramik glazur, plafon gypsum, lantai granite tile, lantai teras batu alam, sanitary Toto, cat dinding dalam dan luar menggunakan Jotashield, kusen pintu/jendela alumunium, daun pintu acrylic, lampu LED, dan armature Panasonic.










Rumah – rumah dengan konsep Bali, umumnya menggunakan kayu. Begitu juga dengan Terra Maharani, kayu – kayu yang digunakan merupakan kayu anti rayap yang telah dioven, seperti kayu ulin, kayu merbau, dan kayu bengkirai yang khusus didatangkan dari Kalimantan dan Irian Jaya.

It takes hands to build a house,  but only hearts can build a home – Anonymous

“Kami ingin menjadikan penghuni di tempat ini memiliki kebersamaan, saling mengenal satu sama lain, dan kembali ke alam” Ujar Bapak Edwin, arsitek dari Terra Maharani menjelaskan fungsi dari Bale Sahitya, dan Bale Begong yang dikelilingi pepohonan.







Menurut Bapak Edwin, Bale Sahitya maupun Begong selain bisa digunakan untuk keperluan acara kekeluargaan, nantinya akan menjadi tempat warga untuk bermusyawarah dalam mengambil setiap keputusan.

Saya dan teman – teman Asinan Blogger ditemani oleh Pak Edwin, mengeliling area Terra Maharani yang terdiri dari 49 unit (15 unitnya sudah terjual dan sedang dalam tahap pembangunan). Kami sedikit bertanya – tanya, karena hunian ini tidak menggunakan pagar disetiap rumahnya.







“Banyaknya ruang terbuka, dan peniadaan pagar di tipe rumah Terra Maharani ini, untuk mengurangi kesan eksklusif dari para penghuni. Walau begitu, keamanan tidak akan berkurang karena Terra Maharani hanya memilik satu gerbang utama yang berfungsi sebagai pintu masuk dan keluar, serta dilengkapi CCTV disetiap sudut”. Ujar Bapak Edwin.

Setelah puas berjalan mengelilingi Terra Maharani, kami pun beristirahat di Bale Begong sambil menunggu berbuka. Suara adzan dan semilir angin benar – benar terasa berbeda di Terra Maharani ini, membuat saya seolah berada di pedesaan dengan suasana Bali.

Sambil berbuka, saya segera memanjatkan doa, semoga saya bisa mempunyai rumah seperti di Terra Maharani ini, Aamiin.

Home is place you grow up wanting to leave, and grow old wanting to get back to – John Ed Pearce

TERRA MAHARANI
JL. CIBURIAL, CIPARIGI, BOGOR UTARA,
KOTA BOGOR 16157 JAWA BARAT
TEL  : +622518665599
FAX : +622518663339
twitter : @TerraMaharani
FB         : Terra Maharani
IG          : @terramaharani
                       









Read More

Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia

Jumat, Juni 09, 2017

4 komentar
Pernah mendengar kalimat – kalimat familiar berikut ketika menstruasi? “Jangan keramas!” “Jangan potong kuku!” “Minum kola aja biar menstruasinya lancar.” Kalau pernah berarti kita seumuran (hihihi..^^) atau teman – teman khususnya perempuan, pasti pernah mengalami menstruasi dengan rasa sakit yang hebat. Lalu bagaimana solusinya?





Semua hal tadi, secara detail dibahas dalam acara Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia (HKM), yang diperingati setiap tanggal 28 Mei 2017. Baru taukan kalau ada Hari Kebersihan Menstruasi (sama saya juga baru tau ^o^), rata – rata semua orang, termasuk saya baru menyadari kalau ada perayaan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia.

Hari Kebersihan Menstruasi, diadakan pada tanggal 28 Mei karena mengikuti jadwal siklus menstruasi yaitu 28 hari dan dipilih pada bulan Mei, karena rata – rata perempuan mengalami menstruasi selama 5 hari.

Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia diperingati sebagai wujud kepedulian Kementerian Kesehatan dan Mundhipharma Indonesia terhadap generasi muda. Acara yang diadakan di Penang Bistro Oakwood, Jakarta, pada tanggal 31 Mei 20117, dihadiri oleh dr. Eni Gustina, MPH dan dr. Botefilia Budiman, SpOG KFER serta Bapak Adi Prabowo Manager Consumer Health Mundhipharma Indonesia.

Kenapa sih sampai hari Kesehatan Menstruasi diadakan? Karena hal ini penting banget buat perempuan, untuk mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan saat sedang menstruasi.

Kenapa sih penting banget menjaga kebersihan saat menstruasi? Karena dengan menjaga kebersihan saat menstruasi, akan membantu menjaga kesehatan organ kewanitaan.

Yuk kita flashback dulu sebelum masuk ke penjelasan betapa pentingnya menjaga kebersihan saat menstruasi. Ingat saat – saat pertama kali menstruasi? Biasanya, remaja perempuan ketika menstruasi pertama kali diumur 10 – 15 tahun, dan seringnya mengalami hal – hal yang tidak menyenangkan seperti sulitnya mencari tempat toilet yang bersih ketika berada di sekolah.

Salah satu pengalaman yang saya ingat ketika teman – teman saya menstruasi pada masa SD dan SMP, mereka sering sekali kesulitan untuk mencari toilet yang bersih. Rata – rata pada saat itu, toilet anak – anak perempuan selain kotor, juga tidak memiliki air yang bersih (kebayang ya gimana stressnya teman – teman yang sedang menstruasi ketika ingin mengganti pembalut dan membersihkan diri T-T).

Karena hal tersebut, teman – teman perempuan saya jarang yang mengganti pembalutnya di sekolah. Mereka lebih suka menunggu jam pulang untuk menggantinya di rumah atau izin setengah hari agar tidak sekolah dengan berbagai alasan.

Kalaupun terpaksa harus mengganti di sekolah, teman – teman saya kesulitan membersihkan diri dan membuang pembalut sisa bekas pakai. (ada beberapa teman yang membawa sisa bekas pembalutnya dan membuangnya di rumah, kasian ya).

Selain sulitnya mencari toilet yang bersih, teman – teman perempuan saya dulu juga jadi lebih sensitif ketika sedang menstruasi. Selain sensitif karena Pre-Menstrual Syndrome (PMS), juga sensitif karena ada beberapa anak laki – laki yang belum paham tentang menstruasi melakukan bullying (bullying yang dilakukan biasanya dalam bentuk verbal berupa ejekan, seperti mengeluarkan bau tidak sedap atau darah menstruasi yang tembus ke pakaian).





Beberapa pengalaman teman – teman saya, ternyata masih berlanjut kepada remaja perempuan sekarang dan menurut dr. Eni Gustina, MPH, karena permasalahan tersebut, 1 dari 6 anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih, pada saat mereka menstruasi (hasil penelitian Unicef di Indonesia pada tahun 2015).

Dampak dari permasalahan di atas sangat serius, selain mengganggu pendidikan dan lingkungan sosial pada anak perempuan, juga dapat mengganggu kesehatan pada organ reproduksi perempuan.

Makanya dr. Eni sebagai perwakilan dari Kementerian Kesehatan mengenalkan Manajamen Kebersihan Menstruasi (MKM). MKM ini meliputi pengelolaan kebersihan dan kesehatan perempuan pada saat menstruasi.

Pengelolaan kebersihan dan kesehatan menstruasi ini tidak hanya melibatkan guru di sekolah namun juga orangtua di rumah. Peran guru di sekolah adalah menyampaikan materi kebersihan menstruasi sebagai bagian dalam pelajaran kesehatan reproduksi. 

Selain itu, sekolah juga wajib melakukan pendidikan dan pembinaan kesehatan di sekolah. Pendidikan kesehatan sekolah meliputi informasi mengenai kesehatan reproduksi dan menstruasi, sedangkan pembinaan kesehatan sekolah terdiri dari penerapan Hygiene dan sanitasi di sekolah serta menciptakan kawasan bebas bullying.

Sekolah juga harus menyediakan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang memiliki fasilitas sesuai dengan MKM sebagai bagian dari pelayanan kesehatan di sekolah.

UKS yang sesuai dengan MKM yaitu :
-         Menyediakan pembalut
-         Menyediakan Obat pereda rasa nyeri
-         Menyediakan tablet Fe bagi remaja putri
-     Melakukan pemeriksaan berkala yang meliputi penilaian kesehatan reproduksi termasuk masalah menstruasi

Selain UKS, sekolah juga harus memperhatikan toilet. Toilet sekolah yang memperhatikan MKM sebaiknya, sebagai berikut :
-        Toilet perempuan dan laki – laki terpisah, kondisi bersih, tersedia air bersih yang cukup untuk membersihkan diri dan bisa dikunci dari dalam
-         Tersedia cermin di dalam toilet
-         Tersedia pembalut dan tempat sampah
-         Tersedia tempat sarana cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Selain peran para guru di sekolah, peran orang tua, khususnya Ibu amat penting dalam memberikan rujukan informasi yang benar kepada anak perempuan yang sedang menstruasi.




Faktanya,  masih banyak orang tua memberikan informasi berupa mitos seputar menstruasi. Selain itu, orang tua juga wajib memberikan pemahaman kepada anak laki – laki tentang menstruasi, hal ini bertujuan agar anak laki – laki dapat menghormati anak perempuan yang sedang menstruasi.


Mitos dan Fakta Seputar Menstruasi
Mitos
Fakta
Anak perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh beraktifitas fisik.
Anak perempuan yang sedang menstruasi boleh beraktifitas dengan diimbangi asupan gizi dan vitamin yang cukup seperti tablet Fe dan mengkonsumsi daging.
Tidak boleh menggunting kuku, memotong dan mencuci rambut.
Menjaga kebersihan saat menstruasi justru dianjurkan, agar badan terasa bersih dan segar.
Mencuci pembalut bekas pakai
Mencuci pembalut bekas pakai bisa dilakukan jika pembalut berbahan dasar kain. Tapi, jika pembalut terdiri gel dan kapas, pembalut tersebut tidak perlu dicuci.
Minum kola untuk melancarkan menstruasi.
Meminum kola tidak mempengaruhi kelancaran menstruasi. Menstruasi dapat berjalan lancar jika rutin melakukan olahraga, istirahat yang cukup dan menghindari mengkonsumsi makanan yang mempengaruhi hormon estrogen.












Menstruasi, merupakan salah satu anugerah dari Tuhan. Jika kita mengalami menstruasi tanda bahwa hormon kewanitaan sedang berjalan secara normal. dr. Botefilia membagi kisah mengenai salah satu pasiennya yang tidak memiliki kromosom xx sehingga tidak mengalami menstruasi dan setelah diselidiki secara mendalam, ternyata pasien tersebut juga tidak memiliki organ reproduksi secara lengkap.

Untuk itu kita harus bersyukur, dengan cara menjaga kebersihan selama menstruasi. Menstruasi normal mempunyai siklus 1x dalam 1 bulan dengan interval 21 – 35 hari. Lamanya menstruasi, tergantung dengan kesehatan dan hormon.

Umumnya menstruasi terjadi 3 – 7 hari dengan darah menstruasi yang dikeluar sekitar 25 – 60 mL, namun jika kurang dari 2 hari dan lebih dari 7 hari, jangan sungkan untuk memeriksakan diri ke ginekologi.

Apa akibat yang ditanggung anak perempuan jika sekolah dan orang tua tidak menerapkan MKM?

Menurut dr. Botefilia, SPOG KFER, jika sekolah dan orang tua tidak menerapkan MKM, akan banyak permasalahan kesehatan organ reproduksi yang bisa terjadi pada anak perempuan. Permasalahan yang ditemukan umumnya merupakan kasus infeksi akibat terganggunya keseimbangan pH pada area kewanitaan seperti keputihan, gatal – gatal, perih, dan sebagainya.

Infeksi yang berulang pada area kewanitaan dapat menimbulkan infeksi panggul, infeksi saluran kencing, infertilitas, kanker serviks, kerusakan sistem imun tubuh, dan infeksi menyeluruh (sepsis).

Infeksi pada area kewanitaan dapat dicegah secara alami. dr. Botefilia menjelaskan, bahwa alat kelamin wanita memiliki pencegah infeksi yang letaknya berada di vagina. Ketika ada bakteri, jamur dan kuman disekitar vagina, secara otomatis vagina mengeluarkan cairan asam untuk membunuh bakteri, jamur, dan kuman tersebut.


credit : Mayoclinic.org


Selain cairan asam yang dikeluarkan vagina, cervix juga berperan penting untuk menghambat terjadinya infeksi. Cervix, berperan untuk menutup laju bakteri, jamur, dan kuman menuju uterus.

Namun, cervix akan terbuka selama masa menstruasi, sebagai jalan keluar darah. Menurut dr. Botefilia, jika kita tidak menjaga kebersihan saat menstruasi (darah merupakan media terbaik untuk bakteri, jamur dan kuman berkembang biak karena banyak mengandung protein) maka, bakteri, jamur dan kuman akan cepat berkembang biak dan mudah masuk ke uterus karena cervix terbuka.

Hal ini tentu saja bisa menyebabkan infeksi hingga kanker pada cervix (kanker cervix merupakan pembunuh no 1 setelah kanker payudara di Indonesia) maupun uterus (serem ya T-T). Makanya, selain menjaga kebersihan saat menstruasi, bagi pasutri yang sudah menikah, dilarang berhubungan intim jika sang istri sedang menstruasi.

Oia, selain vagina dan cervix, endometrium juga berfungsi untuk melindungi organ kewanitaan dengan cara mengeluarkan darah menstruasi setiap bulan.

Untuk itu, dr. Botefilia membagi tips untuk menjaga kesehatan vagina, sebagai berikut :

1.     Mengganti pembalut secara berkala maksimal 3 – 4 jam sekali
2.     Tidak mengenakan panty perfume
3.     Mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan pembalut
4.     Periksa ke Ginekologi minimal 1 tahun sekali
5.     Menggunakan underwear dari katun
6.     Membasuh area intim dari depan ke belakang dan dikeringkan dengan baik
7.     Menggunakan pembersih antiseptic kewanitaan yang mempertahankan pH vagina yang sehat (ph vagina normal sekitar 3,5 – 4)

Sejalan dengan tips yang diberikan oleh dr. Botefilia, Bapak Adi Prabowo, Manager Consumer Health Mundhipharma Indonesia, memberikan tips ketika memilih pembersih antiseptic kewanitaan, yaitu :

-         Pilih pembersih area kewanitaan yang tidak mengandung parfum
-      Pilih pembersih area kewanitaan yang tidak menggunakan penambahan pengawet dan zat aktif yang dilarang
-  Pilih pembersih area kewanitaan yang mengurangi bakteri buruk namun tetap mempertahankan dan mengembalikan kondisi flora bakteri natural


pembersih antiseptik area kewanitaan yang mengandung Povidone - Iodine


Dari tips – tips tersebut, Povidone – Iodine merupakan zat aktif yang mampu mengurangi bakteri buruk dan tetap mempertahankan serta mengembalikan kondisi flora bakteri natural area kewanitaan. Karena memiliki spectrum yang luas, Povidone – Iodine paling efektif menghadapi beragam pathogen (bakteri, virus dan jamur).


Setelah membaca post ini, saya harap teman – teman dapat lebih aware menjaga kebersihan ketika sedang menstruasi dan membagikan informasi ini kepada yang membutuhkan terutama kepada remaja perempuan.

Semoga bermanfaat ^^.



Read More
Copyright © Hana No Yuri. Blog Design by SkyandStars.co