5 Tips Travelling Hemat

Kadang – kadang, kita sering merasa jenuh dengan rutinitas. Rutinitas kerjaan, rutinitas sebagai ibu rumah tangga, rutinitas belajar hingga rutinitas – rutinitas lainnya. Saya sering banget mengalami hal tersebut, ngga sekali dua kali saya suka merasa jenuh dengan aktifitas yang ada, dan untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut hal yang paling mudah adalah travelling.
Tapi, ngga selamanya travelling bisa menjadi jawaban untuk menghilangkan rasa jenuh akibat rutinitas. Karena, untuk melakukan travelling, dibutuhkan banyak persiapan seperti izin cuti, itinerary, perlengkapan pakaian dan obat – obatan, hingga dana yang mencukupi. Jika semuanya ngga direncanakan dengan baik, yang ada bukannya menghilangkan rasa jenuh namun menambah beban lainnya.
Lalu bagaimana kita bisa tetap melakukan travelling yang hemat agar rasa jenuh hilang?
1.       Lakukan travelling ke museum – museum sejarah, kebun raya atau galeri seni
     Melakukan travelling ke museum sejarah, kebun raya, atau galeri seni merupakan salah satu tempat alternative yang murah meriah. Untungnya lagi, dari tempat – tempat tersebut, kamu bisa menambah pengetahuan umum mengenai sejarah kota, kesenian, hewan , tanaman hingga lingkungan.
2.       Ubah rute perjalanan dari rumah menuju kantor
     Masih tetap ngga ada waktu juga untuk travelling ke tempat wisata disekitar mu? Yuk, mulai mencoba mengubah rute perjalanan. Jika biasanya kamu sering membawa mobil sendiri, sesekali kamu bisa memilih untuk naik kereta atau bus, agar bisa merasakan suasananya saat di jam tidak sibuk maupun sibuk.
3.       Memperhatikan orang – orang disetiap perjalanan yang dilewati
Ga ada salahnya loh ketika sedang dalam perjalanan atau terjebak kemacetan kamu bisa memperhatikan ekspresi – ekspresi orang – orang di perjalanan. Dari hal ini kamu bisa mempelajari macam – macam ekspresi yang ada.
4.       Selalu mencatat jika ada moment penting
     Buat kamu yang suka nulis baik blog, buku, dan membuat scenario, menjadi peka terhadap keadaan sekitar adalah keharusan. Kamu ngga akan tau kan dari mana ide brilian akan muncul, siapa tau ide – ide itu muncul ketika kamu melihat seorang ibu yang kerepotan membawa belanjaan atau ketika melihat segerombolan anak – anak sekolah yang sedang melewati kamu.
5.       Selalu bersyukur
    
    Selalu Bersyukur adalah hal yang paling penting baik kita melakukan travelling atau tidak. Karena jujur saja, saya pernah merasakan bahwa diri saya ini amat sangat tidak beruntung disebabkan oleh suatu permasalahan. 
     Akhirnya, saya memutuskan untuk jalan – jalan menggunakan bus ekonomi pulang pergi ke Bogor – Cileungsi – Bogor. Selama di dalam bus, saya melihat dan melewati sebuah rumah reot di pinggir jalan. Dari rumah reot tersebut, seorang anak keluar bersama bapaknya sambil tersenyum.
   
    Saat itu saya tersadar, saya yang keadaannya lebih baik dari mereka kok merasa lebih susah dari mereka. Padahal mungkin saja permasalahan yang saya alami tidak lebih berat daripada mereka, seketika saat itu saya beristigfhar dan bersyukur atas semua hal yang saya alami.
Yup 5 hal ini merupakan tips saya, ketika tidak bisa berpergian jauh. Teman – teman mungkin bisa mencoba salah satunya jika merasa sedang jenuh. Namun apapun perjalanan yang teman – teman lakukan, bukan seberapa jauh jarak yang telah teman – teman tempuh, namun seberapa dalam makna perjalanan yang dapat teman – teman ambil dan bagikan ke orang – orang yang dikasihi.
Semoga bermanfaat, Salam

3 comments

  1. Ternyata ada juga orang yang suka perhatikan ekspresi orang-orang ketika lagi terjebak macet. Ini hobi saya banget kalau lagi kena macet. Saya suka senyum-senyum sendiri. Kalau tidak kuat karena ekspresi orang-orang pada lucu, saya bisa ngakak sendiri.

Leave a Reply