Langsung ke konten utama

Philips Rice Cooker : Nasi Sehat di Festival Nasi Indonesia

“Yah.. nasinya kuning..”atau,


“Mah, nasinya udah ga enak..”


Yakin deh sering mendengar keluhan tersebut saat ingin makan malam, yang niatnya ingin makan dengan nasi pulen hangat jadi gagal berantakan karena nasinya sudah tidak enak bahkan menguning. Akhirnya alih-alih makan di rumah jadi lebih memilih jajan diluar karena nasi yang tidak bertahan lama dirice cooker.

Berdasarkan pengalaman tersebut Philips Personal Health Indonesia membuat research terhadap rice cooker. Tujuannya sih untuk membantu para Ibu dan mama-mama cantik untuk menghidangkan nasi yang sehat dan berkualitas setiap hari.

Dari hasil research didapatkan rice cooker yang memiliki panci lima lapis yang unik dan anti lengket, mudah dibersihkan dan anti gores. Lima lapisan panci ini dalamnya terdiri dari lapisan luar berwarna hitam; resin pelindung; logam campuran ekstra tebal; lapisan berteknologi Proceramic yang dipatenkan Philips atau champagne gold base; dan lapisan Kristal super keras. Kerennya lagi lima lapisan panci ini tahan sampai 3.500 kali goresan pada uji ketahanan sehingga tidak perlu khawatir bercampur dengan makanan.


Rice Cooker dengan Lapisan Proceramic


Lima lapisan ini mampu menghantarkan dan menahan panas secara merata, untuk memastikan setiap butir nasi termasak sempurna. Lalu dengan pemanasan pintar 3D yang memasak dari segala arah, setelah nasi masak secara otomatis fungsi menghangatkan akan bekerja sampai 48 jam, sehingga menjaga nasi tetap hangat dan enak tanpa membuat nasi keras dan menguning. Selain itu kapasitas ekstra sebesar 2L cukup untuk memenuhi 14 orang anggota keluarga ataupun tamu. Tambahan inovasi lainnya adalah pegangan anti panas dan tutup yang mudah dilepas.

Peluncuran Philips Viva Collection Rice Cooker HD3128 (Premium+), Daily Collection Rice Cooker HD3127 (Premium) dan Daily Collection Rice Cooker HD3118 (Basic) 


Bertema Festival Nasi Indonesia, Philips menggandeng pakar kuliner Indonesia yaitu Bondan Winarno untuk mengetahui lebih dalam tentang memasak nasi yang enak dan menghidangkannya dalam menu khas nusantara. Kesemua nasi tersebut dimasak langsung oleh Bondan Winarno menggunakan Philips Viva Collection Rice Cooker HD3128 (Premium+), Daily Collection Rice Cooker HD3127 (Premium) dan Daily Collection Rice Cooker HD3118 (Basic)


Ki-Ka : Bondan Winarno, Maria Sijuntak dan Jasper Westerink GM Philips Personal Health Indonesia

salah satu nasi yang dimasak dengan Rice Cooker Philips


Nasi khas Nusantara


Bloger dan media pun memeriahkan peluncuran Philips Rice Cooker ini dengan menggunakan hastag #PhilipsRiceCooker. Selama peluncuran para blogger dan media memanfaatkan waktu dengan bertanya-tanya kepada Pak Bondan tentang asal muasal nasi khas dari berbagai daerah, jenis-jenis nasi dan beras serta cara memasaknya. Seperti cara memasak beras merah, Pak Bondan menyarankan untuk memasak dengan perbandingan 2 untuk beras merah dan 1 untuk beras putih agar hasil nasi merahnya lunak.


Ki-Ka : Premium dan Premium+



Philips Rice Cooker Basic


Oia, untuk produk-produk PhilipsRice Cooker ini memiliki berbagai macam warna seperti, merah, biru, hijau untuk Premium dan Basic sedangkan Premium+ menggunakan Stainless steel. Harga dikisaran 500-700 ribu dengan watt 400 makin cocok untuk melengkapi dapur cantik kita. Untuk info lebih lanjut bisa melihat diwebsite Philips Product Site dan Facebook Philips Home Living.



Komentar

  1. cantik ya desainnya...kalau punya ini masak terus ga beli
    #timbelimakangamaurepot

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya cantik apalagi kalau dijadiin hadiah ^^

      Hapus

Posting Komentar

Bagi teman - teman yang selesai membaca, terima kasih untuk komentarnya. Author, amat menghargai saran dan kritik setelah membaca blog ini. Salam ^^

Postingan populer dari blog ini

Pilih Uber atau GrabCar?

Hayo.. pasti bingung mau pilih Uber atau GrabCar, keduanya merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam sarana transportasi, dan sekaligus paling banyak digunakan karena kemudahannya serta harga yang tidak menguras kantong. Tapi sebagai konsumen ga ada salahnya kalau kita memilih yang terbaik dan nyaman. Sebelumnya saya suka sekali menggunakan aplikasi GrabCar, tapi sejak Uber bisa digunakan dengan pembayaran cash, saya jadi tertarik untuk mencobanya.




Jadi kali ini saya ingin membahas kedua aplikasi ini dari segi konsumen, dan tulisan ini bukan iklan ya, murni user experience aja ^^.

1. Promo
Baik Uber maupun GrabCar, keduanya mengeluarkan promo gratis dengan membagikan kode unik untuk menarik pengguna baru menggunakan aplikasi ini. GrabCar memiliki promo gratis berupa saldo dimulai dari Rp.30000. Sedangkan untuk Uber, promo yang didapat dimulai dari Rp.75000. Mungkin karena rejeki anak sholeha, minggu lalu saat saya memasukan kode promo Uber yang dibagikan oleh teman, saya mend…

5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia

Drama jepang atau yang dikenal dengan dorama, mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Masuk ke Indonesia pada awal 80 dan awal tahun 90 yang disiarkan oleh TV Nasional,  dorama sukses merebut hati para pecinta drama di Indonesia. Alur dan akhir cerita yang ngga biasa, akting para aktris dan aktor, pakaian, lagu pengisi drama hingga ketampanan serta kecantikan para pemainnya mampu merebut hati para penikmat drama di Indonesia yang menjadi idola saat itu.

Ga usah lama-lama narasinya ^^ ini 5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia versi saya
1. Tokyo Love Story                 Bercerita tentang seorang pemuda pemalu bernama Kanji Nagao (Yuji Oda) yang berkerja di Tokyo. Di tempat kerjanya, ia bertemu dengan Rika Akana (Honami Suzuki) yang ceria dan energik. Pertemuannya dengan Rika, selain mengubah hidup Kanji, juga menjadikan Kanji menjadi lebih berani dalam memilih jalan hidupnya.

2. Long Vacation                 Dorama ini ceritanya unik banget menurut saya, soalnya bercerita ten…

IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.


Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn
2.Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn
3.Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti
4.Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji
5.Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto
6.Worksho…

Cerita Dibalik Bom Bali Tahun 2002 & 2005

Meski sudah berlalu cukup lama, kita semua pasti masih ingat kisah sedih yang terjadi di Kuta dan Jimbaran  Bali.  Pengeboman di Bali tahun 2005 yang terjadi pada 1 Oktober  itu terjadi sebanyak tiga kali pengeboman. Satu di Kuta dan dua di Jimbaran, peristiwa ini menelan korban tewas sebanyak 23 orang dan luka-luka sebanyak 196 orang. Sebenarnya tahun 2002 serangan bom serupa pernah juga terjadi di Bali dan  menewaskan 202 orang yang memakan korban baik warga lokal maupun asing.



Kejadian ini tidak hanya menjadi musibah dan duka masyarakat Bali tapi juga musibah dan duka Indonesia serta negara asing yang warganya ikut menjadi korban. Untuk mengingat peristiwa sedih itu maka didirikan monumen atau tugu peringatan bom Bali di Legian-Kuta. Kebetulan Tugu ini tidak jauh jaraknya dari Harper Kuta, hotel berbintang empat yang  berada di jalan Legian 73 – Kuta, sekitar 0.12 km, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu Harper Kuta juga tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai Int'l, y…

Blogger Mengenal JKN Part 2

Kalau minggu lalu saya udah posting tentang Apa Itu JKN? (Jaminan Kesehatan Nasional) di Blogger Mengenal JKN Part 1. Sekarang saya mau cerita tentang pembuatan JKN di BPJS kesehatan dan Fasilitas Kesehatan disingkat Faskes yang bisa menerima kartu JKN.

Setelah semalam saya dan teman-teman blogger mencharge ilmu dari Ira Koesno tentang Public Speaking, paginya kami bersiap-siap untuk segera kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Kami terbagi menjadi 2 grup dan saya masuk ke grup 2.