Langsung ke konten utama

Sudahkah kamu membaca label kemasan sebelum membeli produk-produk ini?

Hayo ngaku siapa yang membeli produk-produk berkemasan dengan melihat dan membaca label kemasannya terlebih dahulu?

Saya yakin hampir 60% konsumen yang membeli produk berlabel kemasan tidak memperhatikan label kemasan secara mendalam. Tapi membeli produk berkemasan berdasarkan merek, iklan dan perbedaan harga yang cukup mencolok.

Tidak ada yang salah sih dari hal tersebut, tapi ada baiknya sekarang kita lebih memperhatikan label kemasan pada produk yang akan kita beli dan gunakan. Karena dengan membaca label kemasan pada produk dapat mencegah masalah dalam penggunaan produk.


Gambar ilustrasi. Credit : Lifestyle Sindonews

hal apa saja yang terjadi jika kita menggunakan produk tanpa membaca label kemasan?


1.  Menggunakan produk yang telah kadarluwarsa


    Mengkonsumsi produk yang telah kadarluwarsa bisa membahayakan untuk tubuh. Karena banyak mikroorganisme yang tumbuh dan berkembang ketika suatu produk sudah kadarluwarsa. Umumnya, produk berkemasan memiliki pengawet untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme. Untuk itu ada masa-masa tertentu yang telah ditentukan dalam menggunakan produk berkemasan. Hal-hal yang umumnya terjadi ketika mengkonsumsi produk pangan yang telah kadarluwarsa adalah keracunan pada pencernaan.

 2. Menggunakan produk yang memicu alergi


Beberapa orang memiliki alergi bermacam-macam, seperti alergi terhadap susu, coklat, kacang-kacangan, msg, hingga tepung. Jika tidak memperhatikan hal ini pada saat mengkonsumsi produk, selain dapat memicu reaksi alergi juga bisa memicu penyakit yang lebih parah.

3.  Menggunakan  produk yang tidak sesuai peruntukkan dapat menimbulkan penyakit


  Mungkin penyakit yang ditimbulkan tidak serta merta, namun terakumulasi dalam jangka panjang karena penggunaan  produk yang tidak sesuai petunjuk penggunaan.

4. Menggunakan produk yang mengandung alkohol dan diragukan kehalalannya.


Memang tidak menimbulkan penyakit, tapi bagi umat muslim, mengkonsumsi produk yang mengandung alkohol dan diragukan kehalalannya melanggar aturan dan ajaran agama.


Gambar Ilustrasi. credit : Halosehat.com


Dari hal-hal tersebut maka penting sekali membaca label kemasan pada produk agar terhindar dari masalah dalam menggunakan produk berkemasan.

Lalu bagaimana membaca label kemasan dan apa yang perlu diperhatikan dari label kemasan?


Semua produk berkemasan memiliki aturan mengenai label kemasan pada produk. Terutama label kemasan pada produk-produk pangan (produk makanan atau minuman).

Pemerintah mengatur tentang label kemasan khususnya pangan pada Peraturan Pemerintah RI nomor 69 tahun 1999 serta peraturan Kepala Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) nomor HK.031.5.12.11.09955 tahun 2011. Label kemasan khususnya pangan yang akan diedarkan di Indonesia harus menggunakan bahasa Indonesia dan ditampilkan dengan jelas pada kemasan, selain itu harus memiliki kriteria berikut, yaitu :

1. Nama produk

2. Daftar bahan yang digunakan

3. Berat bersih/isi bersih

4. Nama dan alamat yang memproduksi/mengimpor

5. Sertifikat Halal bagi produk pangan yang dipersyaratkan

6. Tanggal dan kode produksi

7. Tanggal, bulan dan tahun kadarluwarsa

8. Nomor izin edar bagi pangan olahan

9. Asal usul bahan pangan tertentu



Hal-hal yang perlu diperhatikan pada label kemasan. Credit : Nutricia

Selain itu informasi yang harus diperhatikan adalah peringatan-peringatan pada label kemasan, seperti :


1. Informasi terkait kehalalan produk

2. Informasi terkait komposisi dan informasi nilai gizi

3. Peringatan terkait memicu alergi tertentu yang mungkin terdapat pada suatu produk pangan

4. Peringatan mengandung alkohol

5. Klaim-klaim terkait peruntukan produk.


Contoh membaca informasi nilai gizi. Credit : Nutricia

Bagaimana jika produk kemasan tidak mempunyai label kemasan yang lengkap dan tidak mempunyai nilai informasi gizi? 


Jika kamu menemukan produk kemasan yang tidak sesuai dari informasi yang dipaparkan di atas, usahakan untuk tidak menggunakan produk tersebut dan kamu bisa menghubungi Badan POM melalui Halo BPOM di nomor telepon 1500533 atau melalui akun twitter di @BPOM_RI untuk ditindak lanjuti.

Jadi, sebelum berbelanja pastikan sudah membaca label kemasan ya, semoga bermanfaat.

Sumber : Nutricia
               Badan POM RI


Komentar

  1. Eh iya loh sekarang saya kalo belanja mulai teliti saya liatin satu-satu exp date-nya. Kalo udah deket exp date juga ga akan saya ambil. Kalo ragu-ragu kandungannya juga mendingan nggak.

    BalasHapus
  2. Iya mba, sekarang harus lebih hati-hati dalam membaca label kemasan, biar ngga menimbulkan masalah nantinya

    BalasHapus
  3. Sekarang mah ha rt us lebih hatihati...

    BalasHapus
  4. iya mba, kehati-hatian dalam membaca label kemasan berguna banget untuk keamanan dalam mengkonsumsi produk berkemasan.

    BalasHapus
  5. Tanggal kadaluarsa yang sering kelupaan. Padahal disebutin pertama.

    BalasHapus
  6. sering kelupaan kalau soal tanggal kadalursa.. kadang pas bayar baru di cek.

    BalasHapus
  7. wah.. jadi harus lebih aware lagi ya ^^

    BalasHapus
  8. Biasanya umi yang rajin memperhatikan detail2 itu kak, kalau aisyah mau sesuatu, nanti di cek dulu sama umi sebelum masuk keranjang, hehe.. :)
    Salam kenal kak Yulia.. ^^

    BalasHapus
  9. wah.. berarti umminya Aisyah teliti ya ^^ makasih udah mampir

    BalasHapus

Posting Komentar

Bagi teman - teman yang selesai membaca, terima kasih untuk komentarnya. Author, amat menghargai saran dan kritik setelah membaca blog ini. Salam ^^

Pos populer dari blog ini

Pilih Uber atau GrabCar?

Hayo.. pasti bingung mau pilih Uber atau GrabCar, keduanya merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan dalam sarana transportasi, dan sekaligus paling banyak digunakan karena kemudahannya serta harga yang tidak menguras kantong. Tapi sebagai konsumen ga ada salahnya kalau kita memilih yang terbaik dan nyaman. Sebelumnya saya suka sekali menggunakan aplikasi GrabCar, tapi sejak Uber bisa digunakan dengan pembayaran cash, saya jadi tertarik untuk mencobanya.




Jadi kali ini saya ingin membahas kedua aplikasi ini dari segi konsumen, dan tulisan ini bukan iklan ya, murni user experience aja ^^.

1. Promo
Baik Uber maupun GrabCar, keduanya mengeluarkan promo gratis dengan membagikan kode unik untuk menarik pengguna baru menggunakan aplikasi ini. GrabCar memiliki promo gratis berupa saldo dimulai dari Rp.30000. Sedangkan untuk Uber, promo yang didapat dimulai dari Rp.75000. Mungkin karena rejeki anak sholeha, minggu lalu saat saya memasukan kode promo Uber yang dibagikan oleh teman, saya mend…

5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia

Drama jepang atau yang dikenal dengan dorama, mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Masuk ke Indonesia pada awal 80 dan awal tahun 90 yang disiarkan oleh TV Nasional,  dorama sukses merebut hati para pecinta drama di Indonesia. Alur dan akhir cerita yang ngga biasa, akting para aktris dan aktor, pakaian, lagu pengisi drama hingga ketampanan serta kecantikan para pemainnya mampu merebut hati para penikmat drama di Indonesia yang menjadi idola saat itu.

Ga usah lama-lama narasinya ^^ ini 5 Drama Jepang paling berkesan di Indonesia versi saya
1. Tokyo Love Story                 Bercerita tentang seorang pemuda pemalu bernama Kanji Nagao (Yuji Oda) yang berkerja di Tokyo. Di tempat kerjanya, ia bertemu dengan Rika Akana (Honami Suzuki) yang ceria dan energik. Pertemuannya dengan Rika, selain mengubah hidup Kanji, juga menjadikan Kanji menjadi lebih berani dalam memilih jalan hidupnya.

2. Long Vacation                 Dorama ini ceritanya unik banget menurut saya, soalnya bercerita ten…

IKJ DAY 2016 : Dua Hari Menjadi Mahasiswa IKJ

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 22-23 Maret saya mengikuti workshop yang diadakan oleh IKJ. Workshop kali ini diadakan dalam rangka “Open House” IKJ yang sudah berlangsung dari tahun 2014 kali ini “Open House” dinamakan IKJ Day. Tiap-tiap fakultas seperti, Fakultas Seni Pertunjukkan, Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan Fakultas Seni Rupa (FSR), serempak melakukan kegiatan IKJ Day yang diadakan pada tanggal 22-23 Maret 2016.


Saya dan teman-teman blogger sebagai peserta dari Blogger Crony mengikuti workshop IKJ dari Fakultas Seni Rupa. Ada 12 workshop yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa IKJ yaitu

1.Workshop Tekstil (Tie Dye) dengan instruktur Siti Indriani CH, S.Sn
2.Workshop Keramik (membuat cangkir gelas) dengan instruktur Tri Wahyuni H, S.Sn
3.Workshop Desain Asesoris (Recycle Asesoris) dengan instruktur Erlien Yudianti
4.Workshop Food Fotografi (teknik memotret makanan dengan HP) dengan instruktur Rangga Samiaji
5.Workshop Cukil Kayu dengan instuktur Deny Rusanto
6.Worksho…

Cerita Dibalik Bom Bali Tahun 2002 & 2005

Meski sudah berlalu cukup lama, kita semua pasti masih ingat kisah sedih yang terjadi di Kuta dan Jimbaran  Bali.  Pengeboman di Bali tahun 2005 yang terjadi pada 1 Oktober  itu terjadi sebanyak tiga kali pengeboman. Satu di Kuta dan dua di Jimbaran, peristiwa ini menelan korban tewas sebanyak 23 orang dan luka-luka sebanyak 196 orang. Sebenarnya tahun 2002 serangan bom serupa pernah juga terjadi di Bali dan  menewaskan 202 orang yang memakan korban baik warga lokal maupun asing.



Kejadian ini tidak hanya menjadi musibah dan duka masyarakat Bali tapi juga musibah dan duka Indonesia serta negara asing yang warganya ikut menjadi korban. Untuk mengingat peristiwa sedih itu maka didirikan monumen atau tugu peringatan bom Bali di Legian-Kuta. Kebetulan Tugu ini tidak jauh jaraknya dari Harper Kuta, hotel berbintang empat yang  berada di jalan Legian 73 – Kuta, sekitar 0.12 km, yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Selain itu Harper Kuta juga tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai Int'l, y…

Blogger Mengenal JKN Part 2

Kalau minggu lalu saya udah posting tentang Apa Itu JKN? (Jaminan Kesehatan Nasional) di Blogger Mengenal JKN Part 1. Sekarang saya mau cerita tentang pembuatan JKN di BPJS kesehatan dan Fasilitas Kesehatan disingkat Faskes yang bisa menerima kartu JKN.

Setelah semalam saya dan teman-teman blogger mencharge ilmu dari Ira Koesno tentang Public Speaking, paginya kami bersiap-siap untuk segera kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Kami terbagi menjadi 2 grup dan saya masuk ke grup 2.