Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Cinta Terindah

“Maukah kamu bertemu denganku dimalam tahun baru nanti?” Email tanpa subjek itu menarik perhatian. Aku melihat kembali nama si pengirim cuma tiga huruf Rio namun tiga huruf itu sudah cukup membuat jantungku berdetak sepuluh kali lebih cepat. “Arrgggh.!!” Teriakku frustasi, jari-jariku menari-nari lebih tepatnya mencoret-coret dan memberi tanda silang di atas tulisan yang satu paragraf pun belum selesai. Aku menutup buku catatan dan menaruh pulpen ke dalamnya untuk ku lempar jauh-jauh dari pandanganku. “Bukk!!” Buku dan pulpen tersebut kemudian jatuh di atas kasur. Sambil berguling-guling aku menghampiri kasur, yah di kamar kost yang sempit dan kecil ini memang hanya ada kasur dan sebuah meja kecil untuk menulis tidak cukup tempat tidur menampung kasur sebagai alas sehingga kasur itu hanya bisa pasrah tergeletak di atas lantai. Aku memijit-mijit kepalaku sambil bergumam “Ayo dong Danish, kamu pasti bisa!”. Aku menyemangati diriku sendiri. Oia, kenalkan namaku Danisha, orang-orang meman…

TITIK BALIK (PART 2)

Benar-benar diluar perkiraan, itu yang saya alami. Setelah menghadiri acara Blog Gathering yang diadakan IIDN dan Manulife serta diberi kesempatan untuk bertemu dengan Mba Dinda Nawangwulan seorangsurvivor breast cancer, saya pun jadi tergerak menuliskan kisah Titik Balik saya diaplikasi yang disediakan oleh Fanpage Manulife. Entah mengapa melihat ketegaran dan keberanian Mba Dinda di acara tersebut membuat saya termotivasi untuk menulis walau ada rasa ragu ketika ingin menuliskan pengalaman saya ke fanpage tersebut. Tapi saya pun menguatkan diri sendiri bahwa apa yang saya tulis semata-mata untuk berbagi pengalaman dengan orang lain dan mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk membuat suatu perubahan yang lebih baik. 2 hari setelah menuliskan pengalaman di fanpage Manulife tiba-tiba ada panggilan tidak dikenal di hp saya. Nomor Jakarta !? Perasaan lagi gaapplybuat kerjaan deh, batin saya saat itu. Sedikit ragu-ragu saya menjawab panggilan tersebut. "Halo.. Dengan Mba Yulia?&quo…

Antara Doa Ibu dan Doa Anak

Kalau sedang menyusun tugas akhir rasa-rasanya banyak sekali godaannya, seperti fb-an, chat online, membaca blog orang lain, twitteran, path sampai ngintip-ngintip untuk melihat milis grup. Seperti semalam, tepat pukul 00.10 lewat saya menyempatkan untuk melihat milis grup. Namun intipan kali ini membawa manfaat, kebetulan alumni yang sedang bekerja diluar negeri mempostingkan kembali sebuah cerita yang menyentuh, yaitu perbedaan antara doa seorang ibu dengan doa seorang anak yang diambil dari kompas. Pada cerita tersebut diceritakan seorang anak yang mengalami kecelakaan amat parah hingga para dokter pun angkat tangan. Namun dengan kegigihan dan kasih sayang seorang ibu, ibu itu bertahan dan meyakini kalau anaknya akan sembuh hingga sediakala. Maka tiap malam si ibu terus berdoa mengetuk pintu rahmat dan kasih sayang ALLAH SWT demi kesembuhan putranya. ALLAH SWT pun menunjukkan kebesarannya dengan mengabulkan doa si ibu. Putra ibu tersebut sembuh, sehat seperti sediakala bahkan mempu…

TITIK BALIK (PART 1)

“Yul, ikutan acara ini yuk Blogger Gathering temanya Titik Balik untuk masa depan yang diadakann oleh Manulife dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN).” “Kapan, dimana dan bayar berapa? Tanya saya “Free!! Tapi tempatnya terbatas Yul, makanya aku buru-buru daftar kamu mau ikut kan?” “Boleh deh.”
Tanggal 18 oktober 2013 setelah pembicaraan tersebut kami pun sepakat berangkat bersama menuju FX Senayan dimana acara diadakan di Foodism lantai 7. Ada-ada saja hal-hal yang menghalangi kami untuk datang tepat waktu ke acara tersebut seperti hujan badai di Bogor (kapan yah Bogor ga hujan…), kemacetan di jalan menuju Jakarta (kalau ga macet bukan Jakarta namanya.. hehehehe) hingga bingung arah karena luasnya FX Senayan (Duh malu-maluin). Dan.. akhirnya kami tetap telat (ya ialah T__T) sehingga hanya setengah acara yang bisa kami dengarkan (Sayang banget saat itu ga bisa dengerin cerita Bapak Abdul Halik dan Mba Felicia Gunawan). Walau hanya setengah acara yang bisa kami dengar dan ikuti namun benar-benar …

Beli, Bantu dan Berbagi (3B)

Akhir-akhir ini kita sering mendengar tentang penghasilan pengemis di jalan yang besarnya diatas penghasilan pegawai kantoran. Ini fakta yang mengejutkan. Fenomena ini bisa diartikan dua hal, entah masyarakat kita yang memang sudah tinggi jiwa sosialnya atau orang jaman sekarang memang sudah semakin pintar menemukan cara untuk menipu orang lain.  berita terkait tentang pengemis

Mungkin teman-teman juga pernah mendengar cerita seorang bapak tua penjual amplop di masjid Salman ITB. Bapak yang dengan gigihnya menggelar terpal di bawah terik sinar matahari demi menawarkan amplop-amplop putihnya kepada pengunjung masjid. Selembar amplop cuma dihargai seratus rupiah, kadang satu hari berjualan tidak ada yang terjual. Jangankan sepuluh juta sebulan, seribu rupiah per hari yang berarti sepuluh lembar amplop saja pun belum tentu didapatnya. Semua itu dilakukan si bapak tua demi menyambung hidup karena anak-anaknya pun kondisi ekonominya tidak menentu. Prinsip hidup beliau amat mengagumkan, leb…

Dibalik Kenikmatan Pada Kentang Goreng

Ada yang suka kentang goreng, ubi goreng serta goreng-gorengan? atau suka menggoreng dengan minyak yang itu-itu saja? Pasti semua suka dan selalu terbayang nikmatnya kentang goreng, ubi goreng dan goreng-gorengan. Tapi hati-hati ya, karena ada yang tersembunyi nih dari kentang goreng, ubi goreng goreng-gorengan dan pengunaan minyak goreng yang overcooked. Apa sih yang tersembunyi itu? Namanya Akrilamide atau Akrilamida. Heh? Akrilamida? Apasih Akrilamida itu? Menurut Wikipedia adalah senyawa organic sederhana dengan rumus kimia C3H5NO dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan (menyebabkan kanker dan karisnogenik). Dalam bentuk murni ia berwujud padatan kristal putih dan tidak berbau.

Never Give Up!

Never Give Up! Itulah salah satu tagline penyemangat yang menjadi tema untuk acara World Lupus Day 2013 yang diadakan pada tanggal 11 Mei 2013 di Graha Sanusi Hardjadinata-UNPAD Bandung merupakan acara tahunan Syamsi Dhuha Foundation(SDF) dalam memperingati World Lupus Day yang jatuh pada tanggal 10 Mei 2013. Acara ini sendiri bertujuan mengedukasi baik penyandang Orang dengan Lupus (Odapus) maupun non Odapus agar peduli terhadap penyakit Lupus.

Menurut Syamsi Dhuha FoundationLupus disandang lebih dari 5 juta orang diseluruh dunia. 90% penyandangnya adalah wanita aktif usia produktif antara 15-45 tahun sedangkan 10% lainnya adalah pria dan anak-anak. Lupus (Systemic Lupus Erythematosus) adalah penyakit autoimun kronis, dimana system imun yang seharusnya melindungi tubuh dari bahaya infeksi virus dan bakteri luar malah berbalik menyerang system organ tubuh sendiri.

Penyakit yang sering disebut penyakit 1000 wajah ini seringkali menyerupai gejala-gejala pada penyakit lain. Sehingga bila…

Something Make You Scream Loud

Sesuai dengan judul diatas saya mau cerita tentangsesuatu yang membuat kamu berteiak yaitu DreadOut.DreadOut? Apa tuh? Film baru? Penasaran kan ^^ sebelum saya menjelaskan kenapa saya memposting tentang DreadOut, saya ingin menceritakan dulu awal berkenalan dengan DreadOut. Hari Jum'at sore tepatnya tanggal 5 April 2013 saat itu saya dalam bus TransPakuan Bogor yang menuju arah jalan rumah saya karena bus masih menunggu penumpang saya pun menyalakan hp saya dan memilih memutar YouTube. Guess What? Saya menemukan hal baru didaftar video paling populer YouTube judulnya DreadOut Indonesian Horror Game yang diupload ole PewDieDie gamer berkebangsaan Swedia, yang mengejutkan daftar putarnya telah melewati angka 1 juta penonton. Wooow.. kerenkan? Akhirnya saya memberanikan diri untuk memutar video tersebut (padahal seumur-umur belum pernah main horror game >_<) dan woow its dun didly creep maan (kalau kata Pewd ya ^^). Di game ini banyak hantu-hantu lokal yang seramnya mengalahka…

Let's Move On Girls!!

"Let's Move On Girls!!" Yup... kamu, ia kamu yang merasa cewe yuk Move On. Move On sejenak dari rutinitas yang membuat kamu penat, bete, stress dan menambah keriput setelah 6x24 jam kalian kuliah dan bekerja. Sebelum ditimpukin sama yang baca blog ini sedikit mau ngejelasin maksudnya Move On. Move On yang saya maksud ialah bergerak, tapi bukan olahraga melainkan jalan-jalan aka traveling. Travelling ketempat yang biasanya ga pernah kita kunjungi atau pernah kita kunjungi namun gunakan rute yang berbeda dengan orang-orang yang berbeda. Soalnya itu berpengaruh banget lo buat kita, karena selain bisa liat pemandangan baru yang dapat menghilangkan stress dan mencharge semangat kita untuk melakukan rutinitas kembali kita bisa juga dapat kenalan baru lo hehehe.. ^o^  Apa?? takut habisin duit karena mahal?? Calm down girls.. ga usah travelling yang mahal-mahal seperti ke bali atau Raja Ampat (kalo ini super mahalnya hicks..) cukup berkeliling didaerah or kota masing-masing. Yaki…